ads
Image Not Found
ads

15.642 Pemilih di Delete KPU

Image
ilustrasi (Anwar/RG)
ilustrasi (Anwar/RG)
ilustrasi (Anwar/RG)

RadarGorontalo.com – Dalam proses verifikasi daftar pemilih sementara, KPU Provinsi Gorontalo menghapus sedikitnya 15.462 pemilih dari daftar pemilih. Dari jumlah itu, masuk TNI-Polri 408 orang, dan 15.234 pemilih yang sudah meninggal dunia. Anggota KPU Provinsi Gorontalo Verianto Madjowa, menjelaskan pemilih meninggal dunia dalam data pemilih yang dibersihkan, dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo berjumlah 15.234.

Dari jumlah itu, Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS), sudah melakukan mencoretan nama-nama pemilih tersebut. Dijelaskannya, pemilih meninggal dunia ini tersebar di semua Kabupaten dan Kota, seperti Kapupaten Bone Bolango 1466, Kabupaten Gorontalo 3579, Kabupaten Gorontalo Utara 2133, Kabupaten Boalemo 2528, Kabupaten Pohuwato 1791 dan Kota Gorontalo berjumlah 3737 orang.

Disamping itu juga kata Verianto, ada juga pemilih yang tida memenuhi syarat lainnya, seperti pindah domisili. Untuk jumlah keseluruhan kata Verianto, pemilih yang sudah pindah domisilu berjumla 35.555 orang. Dengan rincian, Kabupaten Bone Bolango sebanyak 3249, Kabupaten Gorontalo 9063, Kabupaten Gorontalo Utara 4838, Kabupaten Boalemo 4755, Kabupaten Pohuwato 3553 dan Kota Gorontalo berjumlah 10097 orang.

Bukan hanya itu saja, bahkan ada pemilih yang tidak dikenal dengan jumlah yang cukup banyak yaitu 19.398 orang. Dengan penyebaran di Kabupaten Bone Bolango 444 orang, Kabupaten Gorontalo 2292, Kabupaten Gorontalo Utara 1738 dan Kabupaten Boalemo 1740, Kabupaten Pohuwato 2511 dan Kota Gorontalo 10.673. “Pemilih tidak dikenal ini, karena sudah tinggal lama di satu Desa, namun tidak memiliki identitas yang jelas. Meskipun orang tersebut, sudah dengan puluhan tahun tinggal di desa setempat. Selama belum memiliki surat pindah yang resmi, maka belum bisa dicatat sebagai pemilih di desa itu,” ujarnya.(rg-60/rg-62)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan