ads
Image Not Found
ads

Mitra Kerja PLN Jadi Tersangka

Image

Dugaan Kasus Sambungan Bodong 

RadarGorontalo.com – Kejaksaan Negeri Limboto Tetapkan dua tersangka mitra kerja PLN biro Limboto , masing-masing berinisial SD alias Anti selaku direktur dan M alias Much sebagai pelaksana karena diduga melakukan penyambungan aliran Listrik secara ilegal ke RS Dunda pada tahun 2013.

Kepala Seksie Intelegent Kejari Limboto Nase SH membenarkan telah menetapkan dua tersangka dari mitra kerja PLN yang diduga tanpa prosedural dari PLN. Bahkan keduanya telah ditahan untuk mempertangung jawabkan perbuatanya ” Keduanya telah melakukan perekonomian negara, karena melakukan penyambungan secara ilegal ” kata Naseh SH .

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa kasus ini berawal ditahun 2013, dimana pihak RS Dunda meminta sambungan daya listrik dari 105 KPA ke 120 KPA ke mintra kerja PLN, disaat itu pihak RS Dunda juga telah menyerahkan uang sebesar Rp. 120 juta ke mitra kerja PLN sebagai administrasi dan alat biaya penambahan daya.

Setelah dua tahun berlalu, di awal bulan 2016, pihak RS Dunda kembali meminta penyambungan lanjutan dengan 305 KPA, namun kali penyambungan listrik kedua kalinya pihak RS Dunda mendatangi langsung PLN untuk memita tambahan daya kedua kalinya . “Disinilah kami melakukan penyelidikan dan penyidikan hingga sekarang hingga telah menetapkan dua tersangka mitra kerja PLN ” katanya. Proses pelimpahan berkas keduanya setelah tim penyidikan menyatakan berkas keduanya lengkap dan segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Gorontalo (tr-10/RG)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan