ads
Image Not Found
ads
  • Home
  • Gorontalo
  • Jaga Stabilitas Daerah dari Radikalisme dan Terorisme

Jaga Stabilitas Daerah dari Radikalisme dan Terorisme

Image
ilusrasi
ilusrasi

RadarGorontalo.com – Selain masalah pilkada, Plt Gubernur Zudan Arif Fakrulloh, juga terus mengingatkan bahwa salah satu tantangan dan ancaman terbesar yang dapat membuat stabilitas terganggu, adalah terorisme dan radikalisme. Dimana yang harus dicermati, jangan sampai terorisme dan radikalisme masuk ke Gorontalo. “Daerah kita ini adalah daerah yang berasaskan adat bersendikan syara, syara bersendikan kitabullah.

Nah, dalam islam yang dikedepankan adalah nilai kasih sayang. Jadi saya himbau kepada kades, lurah dan camat, memberikan perhatian lebih pada masalah ini. Saya selaku wakil pemerintah pusat, diberi tugas untuk menjaga stabilitas didaerah masing masing. Gorontalo merupakan daerah teraman diwilayah Indonesia, olehnya masyarakat diminta tidak mudah terprovokasi. Mari kita terus jaga kerukunan antara sesama, antar umat beragama dan antara suku dan budaya, sehingga tercipta susana yang aman dan kondusif,” ungkapnya.

Terkait Pilkada, Plt Gubernur terus mengajak seluruh masyarakat, untuk menciptakan Pilkada yang sejuk, damai dan menggembirakan. Dikatakan, pemerintah dan seluruh stake holder, bisa bersama sama menenangkan kondisi saerah, dimana pilkada di Provinsi Gorontalo adalah pilkada yang alhamdulillah berjalan aman, sejuk dan damai. “Mari kita bangun persepsi baru, pilkada itu harus damai, sejuk dan menggembirakan. Mari kita dengungkan slogan etos bahwa pilkada kita sejuk, damai dan menggembirakan, sehingga masyarakat terbawa kedalam alam pikir.

Dari aspek perencanaan, mari kita hegimoni masyarakat, secara tanpa sadar. Sama dengan pilkada, disini saya dorong kita semua bahwa pilkada itu menggembirakan, sehingga saat datang ke TPS masyarakat merasa gembira, bersenang senang,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa memilih pemimpin tidak boleh tegang, karena nanti masyarakat akan memilih pemimpin yang akan diteladani.

Dikatakan, pemerintah dan seluruh stake holder, bisa bersama sama menenangkan kondisi saerah, dimana pilkada di Provinsi Gorontalo adalah pilkada yang alhamdulillah berjalan aman, sejuk dan damai, tidak seperti pilkada di DKI Jakarta. “Saya minta, rektor, tokoh masyarakat, mari kita bangun persepsi baru, pilkada itu harus damai, sejuk dan menggembirakan.

Mari kita dengungkan slogan etos bahwa pilkada kita sejuk, damai dan menggembirakan, sehingga masyarakat terbawa kedalam alam pikir. Dari aspek perencanaan, mari kita hegimoni masyarakat, secara tanpa sadar. Kita jangan menggunakan pendekatan konvesional, bahwa yang namanya perencanaan tehnokratik, pertisipatif, tapi lupa perencanaan itu adalah harus merubah mindset. Sama dengan pilkada, disini saya dorong kita semua bahwa pilkada itu menggembirakan,” pungkasnya. (RG-25)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan