Advertisements
Hari Ini

    Perang Survei Dimulai

    Image
    ilustrasi (Anwar/RG)

    RadarGorontalo.com – Pemilihan gubernur makin panas. Setelah isu masjid raya, kali ini muncul perang survei. Masing-masing calon, saling klaim lebih unggul. Hanya saja, menurut salah seorang sumber yang juga pakar survei, untuk merubah hasil survei sebelumnya, dibutuhkan kejadian luar biasa (KLB).

    Data yang masuk ke redaksi Radar Gorontalo rabu (21/12), survei yang dilakukan lembaga survei ternama menggambarkan, adanya perubahan. Sejak resmi mendaftar di Pilgub beberapa bulan silam, kerja-kerja politik masing-masing calon menunjukkan peningkatan elektabilitas. Itu terlihat jelas di grafik data pemilih, untuk Top Of Mind pemilih tentang siapa Calon Gubernur yang akan dipilih, Rusli Habibie masih berada di peringkat paling atas, dengan selisih persentase cukup renggang. Kemudian diikuti Cagub Hana Hasanah dan Cagub Zainudin Hasan. Hanya saja, dari sekian banyak responden yang disurvei, ada 22 persen yang merahasiakan pilihannya. Dan 13 persen pemilih mengambang, alias belum punya pilihan. Perubahan angka-angka itu tak jauh beda, saat pada survei pasangan calon.

    Terkait survei sendiri, belum ada rilis resmi dari masing-masing pasangan calon. Tim pemenangan di lapangan pun, masih saling klaim. Hanya saja, dalam politik semua bisa terjadi. Apalagi masih ada waktu sebulan lebih, untuk terus melancarkan serangan. Jika tidak waspada, sewaktu-waktu hasil bisa berubah. Survei pun hanya menjadi instrumen untuk mengukur hasil kerja. Hasil sesungguhnya akan terlihat di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan itulah pemenang sebenarnya.

    Sudah banyak kasus perhelatan pilkada, dimana calon yang tadinya unggul, justru anjlok saat pemilihan. Perubahan pilihan terjadi karena, sejumlah faktor. Salah satunya calon sudah merasa diatas angin, sehingga kehilangan kewaspadaan, dan kedua adalah money politik. (rg-34)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Tinggalkan Balasan