Advertisements

Suami Pemabuk, Bakal Tak Dapat Bantuan

Image
ilustrasi
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Keseriusan Pemerintah Kota Gorontalo untuk memberantas minuman beralkohol atau miras, terus ditindak lanjuti. Koordinasi lintas sektor menjadi bukti, bahwa Pemerintah Kota tidak main-main untuk memerangi miras di bumi Kota Gorontalo. Hal ini dilakukan mengingat miras diduga kuat, menjadi faktor utama terjadinya tindak kriminalitas di Kota Gorontalo.

Lebih parah lagi, tidak sedikit generasi muda sudah mulai terjerumus ke lembah minuman yang diharamkan tersebut. Dan wajar saja koordinasi yang dipimpin langsung Wakil Walikota Gorontalo dr. Charles Budi Doku itu, melahirkan komitmen dimana bagi warga miskin yang anggota keluarganya sering mengonsumsi miras, tidak akan diberikan bantuan oleh Pemerintah Kota. “Ini memang usulan dari camat-camat yang ada di Kota Gorontalo, dan komitmen kita, hal tersebut akan ditindak lanjuti dengan membahasnya dalam rapat internal pejabat di Pemerintahan Kota,” ujar Budi Doku.

Langkah tindak lanjut dari usulan itu diseriusi Budi Doku, karena menurutnya usulan yang diberikan sembilan camat yang hadir dalam rapat koordinasi itu, sangat penting. Apalagi usulan itu selian sejalan dengan program Pemerintah Kota, yang berkomitmen untuk membersihkan Kota Gorontalo dari dinamika yang negativ. Juga sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Gorontalo, yang tidak memberikan bantuan pada masyarakat miskin pemabuk atau mengonsumsi miras. “Jika kita menseriusi persoalan miras ini, maka dampak kedepan akan benar-benar dirasakan masyarakat dan pemerintah. Seperti, tertekannya angka kriminalitas,” terang Budi Doku.

Bukan hanya tidak mencabut bantuan pada orang miskin yang mengonsumsi miras, tapi penegasan Budi Doku, pihaknya akan mencabut ijin usuha bagi pelaku usaha yang menjual mira. Dan hal tersebut akan dikoordinasikannya dengan instansi terkait, khususnya instansi pemberi ijin usaha. “Jangan yang mengonsumsi, masyarakat yang memiliki usaha namun menjual miras, akan kami cabut ijin usahanya,” tegas Budi Doku, yang juga mantan Anggota DPD RI itu.(rg-62)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan