ads
Image Not Found
ads

Polres Boalemo Amankan Jerigen Bensin Bersumbu

Image
Kabag OPS bersama Kasat Intel Polres Boalemo serta warga yang menemukan, memperlihatkan barang bukti yang telah diamankan. (FOTO : RONALD RAMPI/RG)
Kabag OPS bersama Kasat Intel Polres Boalemo serta warga yang menemukan, memperlihatkan barang bukti yang telah diamankan. (FOTO : RONALD RAMPI/RG)

RadarGorontalo.com – Polres Boalemo berhasil mengamankan satu buah jerigen dan 2 botol air mineral bekas yang diisi bensin, Kamis(12/2) malam. Pada bagian atas jerigen, polisi mendapati adanya seutas tali sumbu yang ujungnya dililit dengan obat nyamuk bakar. Saat ini seluruh barang yang ditemukan tersebut, diamankan sebagai barang bukti.

Kapolres Boalemo AKBP. Jefri Yuniardi, SIK melalui Kabag OPS Kompol. Pietmon Tamalawe kepada Radar Gorontalo mengungkapkan, barang bukti tersebut pertama ditemukan oleh salah seorang warga yang melintas di Jembatan Piloliyanga Dusun Balombo. Kemudian, warga tersebut langsung menginformasikan kepada aparat kepolisian yang ketika itu melakukan patroli yang di sekitaran kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo. “Pada saat patroli tadi, kami mendapat informasi dari masyarakat bahwa di jembatan terdapat barang yang mencurigakan. Dalam bentuk jerigen dan dua botol air mineral yang diduga berisikan bensin. Diatasnya juga ada sumbu yang dililit dengan obat anti nyamuk bakar yang telah terbakar,” ungkap Pietmon.

Mendapatkan informasi itu, petugas kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Memang benar, setibanya di lokasi pihak kepolisian mendapati semua barang, dan mengamankannya. Menindaklanjuti penemuan tersebut, pihak Polres langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa dalang dari semua kejadian ini. “Kami sudah berhasil mengantongi identitas dari orang yang akan kami tindak lanjuti dengan penyelidikan,” bebernya.

Selanjutnya, Pietmon menyatakan, pihak Polres akan bekerja maksimal dalam mengamankan dan menjaga situasi kamtibmas yang ada di Kabupaten Boalemo. Untuk sementara, Pietmon menuturkan ada indikasi kesengajaan terhadap kejadian ini. “Namun untuk memastikan itu, pihak penyidik akan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (RG-59)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan