Advertisements

Potensi Suap di Penyelenggara Pemilu

Image
Suasana silaturahmi yang dirangakain dengan diskusi Pemilu, yang dihadiri Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja dan Ketua KAHMI Wilayah Gorontalo Rustam Akili
Suasana silaturahmi yang dirangakain dengan diskusi Pemilu, yang dihadiri Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja dan Ketua KAHMI Wilayah Gorontalo Rustam Akili

RadarGorontalo.com – Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, mengungkapkan potensi suap yang ada di Penyelenggara Pemilu baik itu Bawaslu ataupun KPU terletak di rapat pleno. “Dalam rapat pleno sengketa Pemilu, sangat rentan dengan penyuapan terhadap Komisioner,” timpalnya.

Misalnya, ada gugatan sengketa Pemilu terkait pencoretan pasangan calon oleh KPU, kemudian pencoretan itu digugat ke Bawaslu. Maka Bawaslu, melakukan rapat pleno terkait aduan itu dan memutuskan pencoretan itu di batalkan atau tidak. Kondisi ini, kemudian dimanfaatkan sebagian oknum Politisi, melakukan penyuapan terhadap oknum-oknum penyelenggara.

Menghindari penyuapan itu terjadi, maka integritas dan independensi penyelenggara harus dipertaruhkan. Jangan sampai karena rupiah, integritas komisioner hancur. Dalam acara silaturahmi dan diskusi Pemilu, dengan tema “Pegawasan Partisipatif” bersama rakyat tegakan keadilan Pemilu yang dihadiri puluhan kader HMI dan KAHMI Gorontalo.

Rahmat yang juga Alumni HMI meminta kepada para kader HMI dan Alumni untuk turut serta mengawasi penyelenggara Pemilu. Karena mengawasi bukan berarti tak suka, namun mengawasi karena mencegah. “Awasi senior-senior kita yang tergabung dalam penyelenggara, jangan biarkan mereka akan terlibat dalam kasus tindak Pidana,” harapnya. (rg-60)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan