Advertisements

Ayi Bukusu Usul Alham, Wasito Siap Dana

Image
FOTO : Wasito Somawiyono

RGOL.ID – Gorontalo, – Ada 4 nama kader Golkar yang disebut-sebut layak mendampingi Nelson, mereka adalah Dadang Hemeto, Paris Jusuf, Wasito dan Alham Habibie. Namun dari 4 nama ini, dipastikan Paris tak bersedia, maka hanya 3 nama yang tersisa.

Memang yang sangat berhak maju ke Pilbup membawa panji-panji Golkar adalah Dadang Hemeto, karena dia Ketua Golkar dan juga satu-satunya yang sudah mendapatkan rekom Golkar untuk maju di Pilbup, apakah itu Cabup atau Cawabup.

Tetapi untuk berpasangan dengan Nelson tentu saja harus memenuhi persyaratan yang diajukan oleh pihak petahana. Memang sampai sekarang ini pihak Nelson belum secara resmi melakukan pertemuan dengan 3 nama tadi, namun Nelson sudah menyebut nama-nama tadi, itu artinya mereka semua positif di mata Nelson.

Tinggal tergantung siapa yang berjodoh. Memang sejumlah tokoh PPP berbeda pandangan soal siapa yang pas menjadi pendamping Nelson. Ada yang suka dadang, ada juga yang suka Warsito, tetapi Ketua DPC PPP Kota, Rifai Bukusu punya pandangan lain.

Menurut dia, PPP memang paling aman jika berkoalisi dengan Golkar, dari 3 nama kader Golkar semuanya sangat memenuhi syarat, hanya saja kalau dia bisa mengusulkan, maka pilihannya adalah Alham.

Mengapa Alham? dia adalah putra Gubernur dan juga Ketua DPD I Golkar. Tetapi semuanya tergantung pada Nelson karena beliau sebagai pemakai.

Seperti diberitakan kemarin, Dadang Hemeto sudah menyatakan kesiapannya menerima persyaratan yang harus dipenuhinya. Sementara Warsito juga menyatakan kesiapannya.

Ketika berbincang-bincang kemarin di Deprov, Aleg Deprov yang baru saja terpilih untuk kesekian kalinya ini dengan tegas mengatakan dia akan siap jika direkomendasi Golkar.

Ditanya soal kesiapan dana, Warsito mengatakan selama bertarung di arena Pileg, dia tak pernah mematok berapa besar dana yang harus dia siapkan.

Memang arena Pileg dan Pilkada berbeda soal besaran dana, tetapi bagi dia, soal penggunaan dana sama saja, semuanya sesuai kebutuhan. “saya siap sesuai kebutuhan,” katanya.

Warsito mengaku, baginya kesiapan segala hajatan politik, tidak hanya di Pilkada, namun juga di sejumlah perhelatan Pileg yang sudah beberapa kali diikutinya, dirasa penting harus pula mengakomodir rekomendasi atau kesiapan dari partai Golkar.

Sebagai parpol yang telah membesarkannya, selama lebih dari satu dekade. “Jadi bukan hanya kesiapan dana, namun juga keputusan dari partai Golkar, senantiasa selalu saya bekali sejak awal, dalam sejumlah perhelatan Pemilu yang sudah pernah saya ikuti,” ungkapnya.

Bagaimana dengan kesiapan dana? “jika itu (dana) merupakan kebutuhan dan bukan merupakan keinginan, saya pun siap,” tuturnya. (Ay1)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan