Advertisements

Dirbinmas Hadiri Monitoring Forum Koordinasi

Image

RGOL.ID – Gorontalo, Sabtu (21/09/2019) Bertempat di Hotel Grand Q Kota Gorontalo, Tepat pukul 09.30 wita, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) melaksanakan kegiatan Monitoring Pelibatan Masyarakat Dalam Pencegahan Terorisme dengan Tema kegiatan “Bersama Kita Tingkatkan Kinerja Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Gorontalo”, Kombespol Sumarno, S. Pd selaku Dirbinmas Polda Gorontalo turut hadir dalam kegiatan yang diawali dengan Silaturrahmi bersama tamu undangan dengan panitia pelaksana dari FKPT, dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) pelibatan masyarakat dalam pencegahan terorisme melalui FKPT Gorontalo dan formatur pengusulan calon pengurus FKPT Gorontalo masa bakti 2020-2022.

Selain Dirbinmas, turut hadir dalam kegiatan, Kombespol (Purn) Abdullah Hayati (Ketua FKPT), Tallu Lembang Sule, SH (DirBinOps Binda Gorontalo), Lettu Inf.Roy Bumulo (Dantim Intel Rem 133 /NWB), KH.Rasyid Kamaru (Ketua FKUB Provinsi Gorontalo), Prof.Ani (Sekertaris FKPT), Dedi Paliyama (Kabid Politik KesbangPol), Sukarno (Ketua PWI), Wawan Akuba (Sekertaris AJI), Zulkarnain (Ketua PW NU)Dalam forum diskusi tersebut, Dirbinmas menyampaikan beberapa poin diantaranya 11 program prioritas polri salah satunya program pencegahan radikal dan terorisme.

dan sebagai penanggung jawab adalah Binmas. Beberapa waktu lalu juga Kapolda Gorontalo menyampaikan bahwa Gorontalo nomor urut 2 potensi radikal.

Dirbinmas menyampaikan sudah melaksanakan kegiatan pencegahan dengan mengadakan diskusi yang mengundang dari LSM, akademisi, tokoh agama dan masyarakat.

“Kami juga dari Binmas jajaran sering hadir di lingkungan kampus terkait dengan pencegahan radikalisme, bicara pencegahan harus ada penindakan” Ujar Dirbinmas Kombespol Sumarno juga menyampaikan bahwa sel atau jaringan terorisme sudah menyebar diseluruh Indonesia termaksud di Provinsi Gorontalo apresiasi dan mendukung keberadaan FKPT karena keberadaan FKPT mendukung kurangnya pemahaman radikalisme.

Dalam forum juga disepakati beberapa aspek seperti diharapkan pencegahan paham radikalisme di lakukan secara masif, pada dasarnya pembahasan terorisme ini harus kerja keroyokan dan pada prinsipnya FKPT hadir dan langsung menyentuh ke aspek pencegahan.

Semua elemen mendukung FKPT untuk membentuk forum tetap di daerah agar dapat rutin bertemu untuk sharing info, FKPT juga didesak untuk membuat program pembelajaran Agama kontra radikal di setiap sekolah sekolah dan kampus. Kegiatan berakhir pkl. 12.30 wita dengan aman dan lancar.(RG57/Irda)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan