Advertisements

Rusli Adhan Benci Tapi Rindu

Image
FOTO : Rusli Habibie - Adhan Dambea

RGOL.ID, Gorontalo – Meski sering cakar-cakaran, sesungguhnya Rusli dan Adhan patner yang cocok. Bila melihat dari Shio mereka, maka kalau keduanya bekerja sama, maka akan sangat cocok dan kuat.

Semua ahli Feng Shui mengatakan kalau Shio Macan dan Shio Anjing adalah patner bisnis yang cocok. Meski mestinya dalam politik juga bisa. Berkali-kali Ko Tang mengatakan kalau Rusli yang Shio Macan dan Adhan Shio Anjing adalah patner yang sangat cocok.

Meski mereka selalu berseberangan, tetapi selalu saling rindu. Shio mereka yang membuat mereka tidak akan menjadi musuh yang kekal. Sekali waktu keduanya pasti menyatu dan kalau itu terjadi akan sangat kuat. Mungkin selama ini jalur politik mereka berbeda.

Tetapi kalau jalurnya sama, lihat saja nanti. Apa yang dikatakan Ko Tang memang benar, lihat saja Ishak Liputo, dulu dia juga berseberangan dengan Rusli, itu juga karena jalur politik mereka berbeda.

Tetapi sekarang bagaimana akrabnya mereka. Ishak juga adalah Shio Anjing, sama dengan Adhan. Kemarin ketika di pelantikan Aleg Deprov, Rusli juga mengatakan kalau dia dan Adhan selama ini selalu berseberangan. “kami ini benci tapi rindu,” kata Rusli.

Sesungguhnya kedua Shio ini akan saling membela kalau mereka berada dalam satu barisan. Dulu Rusli berkali-kali berkelahi dengan petinggi Golkar Provinsi karena membela Adhan, termasuk dengan Almarhum Amir Piola Isa. Sebaliknya, Adhan juga pernah membela Rusli ketika Rusli masih pengusaha dan Adhan aleg Dekot.

Dulu kedua tokoh ini saling bahu membahu. Dua tokoh ini mulai berseberangan ketika keduanya berada di puncak karir sebagai politisi. Adhan Walikota, Rusli Bupati. Puncaknya di Musda Golkar, Setelah Fadel melepas Ketua DPD 1 maka ada dua kader Golkar yang sangat kuat, Rusli dan Adhan. Namun pertarungan dimenangkan Rusli.

Perseteruan semakin panjang ketika Adhan dan Ishak mendukung Gusnar Ismail menjadi Gubernur melawan Rusli Habibie. Buntutnya kedua kader Golkar itu dipecat. Ishak kemudian ke PDIP, Adhan pegang Ormas Nadem, lalu jadi Ketua Hanura dan sekarang ke PAN. Sementara Ishak kembali bergabung dengan Rusli. (wal-46)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan