Advertisements
Hari Ini

    Pemprov Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi

    Image

    JAKARTA (RGOL.ID) – Pendistribusian BBM bersubsidi di Gorontalo perlu atensi lebih dari semua pihak. Antrian BBM bersubsidi yang menggular di SPBU dan penyelewengan distribusi untuk dijual ecer perlu mendapatkan tindakan tegas.

    Hal ini diungkapkan Rusli, usai menghadiri penandatanganan kerjasama antara Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), dalam hal pengawasan BBM bersubsidi. Acara yang berlangsung di Kantor Kementrian ESDM, Kamis (10/1) kemarin.

    Gubernur sendiri menyambut baik itikad pemerintah pusat. Hal itu sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi dan unsur Forkopimda yang selama ini intens melakukan pemantauan dan pegawasan di daerah. Kerjasama ini diharapkan dapat menekan penyimpangan pendistribusian kuota BBM bersubsidi ke semua daerah.

    Kelebihan kuota konsumsi BBM bersubdi yang disinyalir banyak disalahgunakan sehingga tidak tepat sasaran. Pada gilirannya hanya menambah beban pengeluaran pemerintah.Bahkan Kapolri pada acara kemarin akan membentuk Satgas Kuda Laut. Tim ini nanti akan sampai ke tingkat Polda dan Polres untuk memantau distribusi BBM bersubsidi.

    “Selama ini kita di provinsi kan sering turun memantau, namun sayangnya belum dilakukan masif hingga ke kabupaten dan kota. Nah, dengan kesepakatan di tingkat pusat ini akan memperkuat komitmen pengawasan itu hingga ke daerah,” jelas Kepala Biro Pengendalian Pembangunan dan Ekonomi (P2E) Sagita Wartabone yang turut mendampingi Gubernur Rusli. 

    Untuk menindaklanjuti kesepakatan tersebut, gubernur rencananya akan menggelar pertemuan dengan unsur Forkopimda dalam waktu dekat. Selain melakukan pemantauan dan penindakan, Gubernur juga berencana akan mengeluarkan surat edaran pembatasan pembelian BBM bersubsidi untuk semua jenis kendaraan. (mey-25)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Tinggalkan Balasan