Advertisements
Hari Ini

    RA Ingatkan 5 Hal Pokok ke Pejabat di Lingkungan UG

    Image
    Penandatangan pakta integritas oleh seluruh dosen dan karyawan di lingkungan UG, termasuk pengurus, dewan pembina dan pengawas YPDLP Gorontalo. (Foto : 89_rg)

    RGOL.ID – Sedikitnya ada 5 hal pokok dalam kepemimpinan yang menjadi penekanan Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Duluwo Limo Lo Pohala’a (YPDLP) Gorontalo, Dr. Hi. Rustam Hs Akili, SE, SH, MH kepada para pejabat struktural di lingkungan Universitas Gorontalo, usai dilantik, Sabtu (11/2).

    Yang pertama, Rustam menyebut, seorang pemimpin harus komunikatif.

    Menurutnya, komunikasi itu penting. Dalam situasi apapun, sedang rumit atau pun bahagia, harus dipelihara.

    “Tapi, tidak semua dikomunikasikan kepada bawahan. Kita bisa transparan, tapi tidak boleh telanjang,” tukasnya.

    “Jadi, kepemimpinan itu membutuhkan komunikasi yang baik,” sambung Rustam memaparkan.

    Kedua, Ia mengingatkan para pejabat yang terpilih mengemban amanah harus punya visi yang jelas.

    “Visioner ke depan, bukan memikirkan yang di belakang. Yang kemarin sudah lewat dan itu motivasi dan perbaikan diri kita ke depan,” ujarnya.

    Ketiga, pejabat struktural di lingkungan UG harus punya kreativitas, tidak boleh terpaku pada visi misi yang sudah ada.

    “Karena sebetulnya kondisi tidak begitu lagi, karena berubah-ubah seiring perkembangan teknologi informasi. Sekarang sudah digital.
    Intinya, kita perlu fasilitas digital yang baik,” jelasnya.

    Keempat, harus rendah hati. Siapa pun lawan bicara dalam komunitas kepemimpinan itu harus dihormati.

    “Meski ada yang bikin senang hati, ada yang ABS, ada yang betul-betul kritik untuk perbaikan. Terima semua keluhan itu,” kata Rustam.

    Meski begitu, Ia juga mengingatkan bawahan jangan selalu mengeluh.

    “Kalau keluhan untuk pengembangan kampus lebih baik, itu tidak masalah,” ketusnya.

    Terakhir atau Kelima, kepemimpinan itu perlu keteladanan.

    “Keteladanan ini penting, karena kita Gorontalo suka meniru. Makanya, berilah teladan yang baik, agar organisasi kerja menjadi bagus,” tandasnya. (RG-56)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Tinggalkan Balasan