Rivai Bukusu : Saya Tak Merasa Menang

Image

RGOL.ID – Rivai Bukusu mengaku tidak merasa menang, ini bukan pertandingan karena itu tidak boleh ada yang merasa kalah dan menang. Yang menang harus merangkul dan yang kalah tidak  boleh merasa kalah, lalu keluar dari partai.  “Ayo sama sama membangun partai, lupakan yang kemarin,” kata Ketua DPC PPP Rivay Bukusu. Rivay bukusu akhirnya mendapatkan kembali jabatan Ketua DPC PPP yang sejatinya memang haknya.

Seperti diketahui  pada Muscap lalu, dia kembali terpilih menjadi Ketua DPC PPP Kota Gorontalo, namun  dari DPP yang  muncul nama Ahmad Monoarfa. Ayi tak tinggal diam dia melayangkan gugatan ke Mahkamah Partai  dan gugatannya diterima.

Banyak kalangan meragukan kalau Rivay bisa menang di Mahkamah Partai pasalnya yanh digugat adalah DPP PPP, namun ternyata Mahkamah Partai memang punya kewibawaan yang tinggi. Sekarang Rivay bukusu sudah resmi menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Gorontalo karena dia sudah resmi mengantongi SK dari DPP nomor NO 0326 /SK DPP /C/XII /2021.

Kemarin dengan mengenakan jaket hijau putih Rivay yang didampingi seluruh jajaran pengurus dan kader PPP Rivai mengumumkan secara resmi kalau dirinya kini adalah Ketua DPC PPP yang sah. Rivay di lawan, politisi yang satu ini memamg tak ada matinya dia dijuluki Haji Lulung nya Gorontalo.

Lihat saja bagaimana kader PPP Kota Gorontalo menyambut gembira kembalinya Rivay Bukusu di keluarga besar PPP. Bagi Rivay kemenangan yang diraihnya itu merupakan tantangan tersendiri dan dia memang suka tantangan,  dia merasa sangat hidup dengan adanya tantangan.

Selama memimpin PPP dia terus ditantang untuk membesarkan partai,  pada Pileg 2014 PPP dia belum berhasil mendapatkan kursi Wakil Ketua, meski posisi PPP ketika itu sudah menjadi partai pemenang kedua di Kota Gorontalo dan pada Pileg 2019, PPP sempurna sebagai partai besar kedua karena berhasil merebut kursi Wakil Ketua Dekot.

Nah pada 2024 Rivai punya tantangan baru dia  harus mampu menyatukan kembali  kekuatan yang ada dan targetnya menambah dua  kurdi lagi. ” target kita 6 kursi,” kata Ayi. Ayi juga menegaskan dia tak menyimpan dendam karena dia bukan mengincar kekuasaan tetapi bertekad membesarkan partai itulah sebanya partai harus utuh kembali. (LaAwal)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan