ads
Image Not Found
ads
  • Home
  • Kampus GTLO
  • Pertama Kali, UMGO Ikut Serta dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Modul Nusantara (PMM MN)

Pertama Kali, UMGO Ikut Serta dalam Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Modul Nusantara (PMM MN)

Image

KAMPUS (RGOL.ID)- Dalam rangka persiapan seleksi Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka Modul Nusantara (PMM MN), Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) menggelar sosialisasi di Gedung Indoor David Bobiheo Akib, pada Kamis (30/03/2023).

Penanggung jawab program MBKM Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Dr. Lia Nurhayati, S.Pd, M.Pd., dalam pengantarnya menjelaskan Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tahun 2023 merupakan produk dari Merdeka Belajar dengan model pertukaran mahasiswa dalam negeri selama 1 (satu) semester yang akan mengajak para mahasiswa penerus bangsa, untuk mendapatkan pengalaman belajar di perguruan tinggi (PT) terbaik di seluruh Indonesia.

“Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan pengakuan kredit hingga 20 SKS. Mahasiswa juga dapat merasakan secara langsung keberagaman budaya nusantara, baik secara tertulis maupun praktik. Alhamdulillah ini merupakan yang pertama bagi UMGO terlibat dalam kegiatan ini tentu seluruh pihak dan civitas akademika UMGO sangat mendukung, dan partisipasi kita semakin dapat meningkatkan kualitas SDM yang diluluskan UMGO kedepannya,” harapnya.

Lia melanjutkan, Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) tahun 2023 saat ini sudah dibuka pendaftarannya dan LP3M saat ini tengah melakukan seleksi untuk 100 mahasiswa yang layak untuk mengikuti Program PMM sesuai kuota yang diberikan oleh Kemendikbud.

“Dalam program ini modul yang akan mahasiswa dapatkan yakni tentang Kebinekaan, dimana akan mengunjungi tempat-tempat wisata daerah tujuan, mengunjungi tempat bersejarah, kunjungan ke tempat ibadah dan budaya, untuk menambah pengetahuan tentang budaya dan adat istiadat daerah setempat, selain itu sebagai refreshing dan juga refleksi bagi mahasiswa agar semakin mendalami keberagaman bangsa Indonesia, dan juga ada kontribusi sosial atau sama halnya dengan pengabdian yang konsepnya belajar tentang Nusantara,” jelasnya.

Lia juga mengaku senang karena antusiasme dari semua prodi luar biasa yang telah memberikan rekomendasi mahasiswa untuk kita seleksi, dimana kurang lebih 300an mahasiswa yang sudah mendaftar dan masuk pada seleksi.

Kemudian, Wakil Rektor III, Dr. Apris Ara Tilome saat menbuka kegiatan tersebut mengaku senang dengan kebangkitan UMGO saat ini khususnya dibidang Kemahasiswaan karena tidak hanya fokus pada kegiatan yang ada di dalam daerah tetapi sekarang sudah banyak ke nasional bahkan ke internasinal.

” Tahun ini kita sudah mulai bangkit terkait kegiatan kemahasiswaan, baik di iternasional dan nasional. Terkait pertukaran mahasiswa dimana mengharuskan mahasiswa memilih PT di luar pulau Sulawesi yakni bisa ke Jawa, Kalimantan, Sumatera bahkan ke Papu tentu akan menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik sekalian. Kami menyarankan mahasiswa memilih Perguruan Tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah biar komunikasi lebih gampang karena kerjasama PTMA sudah berjalan dengan baik,” tutupnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan