Advertisements
Hari Ini

    Ali Sebut Runtuhnya Jembatan Tuhiyango Karena Pemda Tak Peka

    Image
    Ali Polapa

    RGOL.ID – Aleg DPRD Kabupaten Gorontalo, Ali Polapa benar-benar kecewa dengan pemerintah daerah setempat atas runtuhnya Jembatan Tuhiyango di perbatasan Desa Huntulohulawa dan Desa Upomela, Kecamatan Bongomeme, Sabtu (1/4) malam.

    Pasalnya, Ketua Fraksi PDIP itu mengaku, kondisi Jembatan Tuhiyango telah disampaikan pihaknya sejak setahun lalu.

    “Bahkan kita sudah turun langsung saat itu, tetapi nyatanya tak ada realisasi hingga akhirnya jembatan itu harus runtuh tanpa ada penanganan terlebih dahulu,” sesal Ali.

    Sebenarnya dijelaskan Ali, kalau kemudian waktu itu, aspirasi yang disampaikannya langsung disahuti pihak Pemda, mungkin anggaran yang dikeluarkan tidak sebesar sekarang.

    “Kita sudah minta anggaran tidak banyak, hanya kisaran Rp 50 sampai Rp 100 juta untuk perbaikan jembatan, tetapi tidak pernah digubris. Alhasil, dengan kondisi ini bukan hanya Rp 50 atau Rp 100 juta yang akan habis, tetapi milyaran,” tukasnya.

    Dengan putusnya jembatan tersebut, Ali mengungkapkan, kini lima desa di bagian Bongomeme wilayah selatan terisolir.

    Memang diakui Ali, kondisi jembatan tersebut sudah tak layak, butuh penanganan lebih lanjut dan hal itu sudah cukup lama.

    “Dan instansi terkait juga sudah tahu jika kaki jembatan tersebut sudah goyang. Bahkan, saat itu warga mengantisipasinya dengan mengisi dengan batu dan tanah serta pasir.

    “Jadi, pernah jatuh di antara kaki jembatan, namun bisa ditanggulangi warga dan itu artinya pertanda di bawah kaki jembatan ada galian dan memang pengakuan dari Kepala BPBD saat itu sudah harus ada penanganan, tetapi sayangnya sampai saat ini tidak pernah ada tindaklanjut dan akhirnya lebih fatal yang terjadi,” sesal Ali

    Lebih lanjut Ia berharap, pemerintah daerah segera merealisasikan apa yang dikeluhkan terkait jembatan tersebut.

    “Jika sudah melihat kondisi dan kalau tidak mau semua jembatan di Kabupaten Gorontalo terancam, maka segera siapkan dana dan dilakukan perbaikan untuk penyelamatan,” tandasnya. (RG-56)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Tinggalkan Balasan