Advertisements
abd karim aljufrie

Nelson Usulkan Pemerintah Pusat Mendorong Central Penyangga Kelapa

Image

RGOL.ID JAKARTA -Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (Kopek) dibawah pimpinan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, terus berupaya memikirkan harga perkelapaan di negeri ini.

Ide, gagasan Prof. Nelson Pomalingo seakan tak pernah habisnya. Pasalnya, di hadapan menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan, Nelson yang saat itu bersama Asosiasi pelaku usaha, dan petani komoditas kelapa dan lada,menyarankan kepada pemerintah pusat dalam hal ini kementerian perdagangan RI agar mendorong, Pertama, pembentukan central penyangga kelapa Indonesia.

” Ini perlu didorong karena problema di daerah bahkan di Indonesia harga kelapa turun naik, ” Terang Nelson Pomalingo saat menjadi nara sumber pembanding dalam.acara audensi dengan menteri perdagangan RI, di jakarta rabu (12/4/2023).

Lanjut Nelson, menjadi problema di daerah itu selain hulu tapi hilir. Terutama regulasi yang mengakibatkan harga kelapa ini selalu naik turun.

Kedua, pengalaman di luar negeri ada kelembagaan khusus menangani kelapa dan kita dulu ada dewan kelapa Indonesia.

Nelson berharap, ini perlu didorong untuk dikerjasamakan kementerian Perdagangan dengan pihak disana.

“Agar petani makin sejahtera pemerintah pusat mendorong pembentukan centra penyangga kelapa karena ini menjadi probelma, yakni harga kelapa sering kali turun naik, ” Imbuh Nelson lagi.

Pada kesempatan tersebut, Sebagai ketua umum kopek, Nelson melaporkan program dan kegiatan Kopek bulan Juni tahun 2022 lalu, melakukan penanaman 100 pohon kelapa khas Indonesia di kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. 100 pohon kelapa ini didatangkan langsung dari 100 daerah seluruh Indonesia. Kelapa ini ditanam oleh puluhan kepala daerah, bersama pemerhati, akademisi dan pelaku usaha kelapa di lokasi Borneo Orang Utan Survival (BOS) Foundation,

Nelson mengatakan penanaman ini sebagai bentuk dukungan daerah atas pemindahan ibu kota Jakarta ke Ibu kota Nusantara.

” kita canangkan kelapa sebagai tanaman nusantara yang akan mewarnai seluruh pelosok negeri, dengan harapan kejayaan kelapa kembali bangkit, dan yang paling penting ekonomi rakyat bisa terangkat, sebab bicara kelapa, kita bicara tentang rakyat, dan 99 persen perkebunan kelapa itu milik rakyat, sehingga itu kita dorong kelapa untuk kesejahteraan rakyat,” tandas Nelson

Dalam kesesmpatan audensi ini Bapak menteri perdagangan menyapa dan mengpresiasi kehadiran Prof.Nelson selaku Ketua Koalisi.

Sebelumnya pada 4 Agustus 2022, Mendag Zulkifli Hasan bertemu dengan Bupati Gorontalo untuk menyelami permasalahan komoditas unggulan kelapa.

Sebagai produsen kelapa dan lada terbesar kedua di dunia pada 2022, Indonesia mengekspor kelapa dan produk turunannya senilai USD 1,76 miliar dengan volume sebesar 2,06 juta ton. Sementara itu, untuk lada, total nilai ekspor mencapai USD 148 juta dengan volume 29,6 juta kilogram.

Pada kegiatan ini didampingi Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag Djatmiko Bris Witjaksono, dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag Didid Noordiatmoko.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia terus memperkuat kemitraan dengan organisasi komoditas lada dan kelapa internasional. Hal itu diwujudkan Kementerian Perdagangan dengan cara memperkuat kemitraan dengan International Coconut Community (ICC) dan International Pepper Community (IPC).

“Upaya memperkuat kemitraan dengan organisasi lada dan kelapa internasional tersebut bermanfaat untuk semakin mempererat koordinasi sinergis antarpemangku kepentingan (stakeholder), baik di tingkal lokal maupun global,’ kata Mendag Zulhas saat kunjungan kerja ke Sekretariat ICC dan IPC di Gedung Bappebti

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Tahapan dan jadwal kpu Kota
pps siakba
Iklan Pantarlih Kota
Cek Data Diri Pendukung
sosialisasi tahapan pilkada kpu bonebolango
Iklan KPU Provinsi
ads
dictionary Baca cable Terkait trending_up Trend format_indent_decrease Terkini dynamic_feed Lainnya