Advertisements
  • Home
  • Kampus
  • Unigo Masuk 3 Besar Perguruan Tinggi Terbaik di Gorontalo Tahun 2023

Unigo Masuk 3 Besar Perguruan Tinggi Terbaik di Gorontalo Tahun 2023

Image

KAMPUS (RGOL.ID) – Universitas Gorontalo (Unigo) masuk 3 besar perguruan tinggi terbaik di Provinsi Gorontalo. Di dua versi yang dirilis, baik versi uniRank maupun Webometrics, Unigo berada di 3 besar perguruan tinggi terbaik di Provinsi Gorontalo.

Berdasarkan versi uniRank, di tahun 2023 ini, Unigo berada di peringkat ke- 293 di Indonesia dan peringkat ke- 9988 di dunia.

Di Gorontalo, Unigo berada di urutan ke- 3 setelah UNG dan UMGo.

UniRank merupakan salah satu lembaga pemeringkat perguruan tertinggi terbaik di dunia, uniRank kembali merilis sedikitnya 580 universitas terbaik di Indonesia pada 2023 ini

UniRank saat ini mencakup institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia yang memenuhi persyaratan berikut: Secara resmi diakui, dilisensikan dan/atau diakreditasi oleh badan nasional atau regional seperti Kementerian Pendidikan Tinggi atau organisasi akreditasi yang diakui pemerintah.

Resmi berlisensi atau berwenang untuk memberikan setidaknya empat tahun gelar sarjana (Sarjana) dan / atau gelar pascasarjana (S2 dan S3).

Menyediakan kursus pendidikan tinggi terutama dalam format pembelajaran tatap muka tradisional yang disampaikan melalui fasilitas di tempat.

Semua profil Universitas dan Perguruan Tinggi disertakan dan diperbarui secara gratis.

Selain itu UniRank merupakan direktori internasional pendidikan tinggi dan juga mesin pencari daring (online) dengan fitur review dan pemeringkatan lebih dari 13 ribu universitas di 200 negara.

Dasar metodologi pemeringkatan uniRank didasarkan pada alogaritma web dengan menggunakan 5 web pengukur matrik di antaranya iREG, Alexa Global Rank, Moz Domain Authority, SimiliarWeb Global Rank, dan Majestic untuk menjamin kemandirian. Web matrik merupakan alogaritma yang diukur di antaranya berdasarkan jumlah pengunjung website atau tingkat aktivitas di website tersebut

Pemeringkatan ini telah diakui dan memenuhi 3 kriteria seleksi uniRank. Pertama, dilisensikan dan atau diakreditasi oleh organisasi terkait pendidikan tinggi Indonesia. Kedua, menawarkan setidaknya gelar sarjana empat tahun atau pascasarjana (magister atau doktoral).

Ketiga, memberikan kursus yang sebagian besar dalam format pendidikan tradisional dan tatap muka. Sementara versi Webometrics, di tahun 2023 ini, Unigo berada di peringkat 520 se- Indonesia dan peringkat 13707 di dunia.

Di versi webometrics ini, Unigo juga berada di peringkat ke- 3 di bawah UNG dan UMGo. Webometrics merupakan suatu metodologi yang digunakan untuk melakukan pemeringkatan perguruan tinggi se-dunia berbasis website berdasarkan indikator-indikator yang dikalkulasi berdasarkan data yang terkait dengan website milik suatu universitas tertentu.

Pemeringkatan jenis ini dilakukan oleh kelompok riset Cybermetrics Lab yang merupakan bagian dari lembaga penelitian publik terbesar di Spanyol, yaitu Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC).

Pemeringkatan ini dirilis sejak tahun 2004 dan menerbitkan Webometrics Ranking dua kali setahun. Webometrics Ranking diterbitkan berdasarkan penelitian berbasis website yang dilakukan terhadap lebih dari 31.000 Institusi Pendidikan Tinggi di lebih dari 200 negara di dunia.

Dalam laman resminya, Cybermetrics Lab menekankan bahwa Webometrics Ranking ini bukanlah merupakan peringkat atas website yang dimiliki universitas, melainkan peringkat universitas itu sendiri yang secara garis besar menggunakan indikator berkaitan dengan webometric (all missions) dan bibliometric (research mission). Sistem pemeringkatan universitas ini bertujuan untuk memotivasi lembaga dan akademisi di tiap universitas agar senantiasa menghadirkan website yang dapat merepresentasikan aktivitas mereka secara akurat. Selain itu, Cybermetrics Lab juga berharap agar pemeringkatan yang mereka lakukan ini dapat meningkatkan transfer pengetahuan ilmiah dan budaya secara signifikan dari universitas ke masyarakat di seluruh dunia.

Dilansir dari laman resminya yang diakses pada 22 Juli 2022, Cybermetrics Lab tidak lagi menggunakan 4 indikator, melainkan hanya 3 saja. Berikut penjelasan lengkapnya.

Visibility Impact (bobot 50%) Indikator ini merupakan jumlah eksternal link unik yang terhubung ke domain web milik perguruan tinggi (dinormalisasi dan kemudian dipilih nilai maksimum). Dilansir dari Kumparan, indikator Visibility Impact ini dapat dijadikan indikator kinerja global suatu universitas dengan mempertimbangkan komitmen pengajaran, hasil penelitian, prestise internasional, hingga hubungan dengan masyarakat, termasuk sektor industri dan ekonomi hingga universitas. Secara praktis, indikator ini bermakna sebagai dampak dari konten website milik universitas. Sumber data perhitungan dari indikator ini adalah Ahrefs Majestic.

Transparency/Openness (bobot 10%) Indikator ini bermakna jumlah peneliti teratas yang dikutip. Indikator ini mengkalkulasi jumlah kutipan dari 210 penulis teratas yang berasal dari suatu universitas. Data untuk perhitungan ini berbobot 10% dan bersumber dari Google Scholar Profile.

Excellence/Scholar (bobot 40%) Indikator ini bermakna sebagai jumlah makalah 10% teratas yang paling banyak dikutip di masing-masing 27 disiplin ilmu yang dikelompokkan berdasarkan periode 5 tahunan 2016 hingga 2020. Indikator ini mengambil sumber data dari indeks institusi Scimago. (RG-56)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan