ads
Image Not Found
ads
  • Home
  • Politik
  • PKS Ingatkan Penjagub. Alulu Bilang Ismail Itu Adalah Aset

PKS Ingatkan Penjagub. Alulu Bilang Ismail Itu Adalah Aset

Image

RGOL.ID GORONTALO – Tinggalkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Awaludin Pauweni gembira karena yang menjadi Penjagub adalah Ismail Pakaya.

Dia tidak hanya sekadar mengenalnya tetapi juga tahu rekam jejaknya. Makanya dia sangat ngotot menjagokan putra Gorontalo yang satu ini, apalagi dia juga sangat tidak mendukung kalau Hamka Hendra Noer kembali menjadi Penjagub.

Memang sejak awal politisi PPP sudah bisa melihat kalau Hamka tidak akan bisa berbuat banyak, makanya dia paling ngotot menolak Hamka untuk kembali dicalonkan karena rapornya merah.

Memang Fraksinya sendiri tidak mendukung Ismail, melainkan merekomendadi Hamka, namun secara pribadi Ketua DPC PPP Kabgor itu sangat mendukung Ismail, makanya ketika Ismail yang jadi dia sangat gembira.

Sebagai salah salah satu dari 3 partai yang merekomendasi Ismail Pakaya, Ketua PKS Gorontalo, Adnan Entengo, berharap Pj. Gubernur bisa menjalankan tugas yang diberikan Mendagri dengan baik.

Selain itu Adnan juga merasa perlu mengingatkan agar Ismail Pakaya bisa bermain manis dan cantik ditahun politik ini agara situasi politik berjalan aman dan dinamis.

” Beliu ini sudah sangat tahu budaya politik Gorontalo, apalagi dia adalah seorang birokrat yang lama bertugas di Kabgor dan Pohuwato, maka saya yakin Ismail Pakaya akan bisa menyelesaikan tugasnya dengan sangat baik,” katanya.

Sementara Hi Ismail Alulu, mengatakan Frkasinya (Nasdem dan PAN) ngotot merekomendasi Ismail Pakaya, dan juga Firdaus Dewilmar karena mereka ini adalah aset yang harus dirawat dengan baik, sudah saatnya Gorontalo mulai menjaga kader kadernya agar Gorontalo tidak kehabisan stok baik itu di daerah maupun di tingkat Nasional.

Karena yang
ditunjuk pemerintah pusat adalah Ismail Pakaya, makanya Ketua OKK DPW PAN Gorontalo ini mengingatkan Ismail Pakaya agar menyelesaikan tugasnya dengan baik dan meninggalkan kesan dengan baik.

Ini penting, siapa tahu nanti setelah kembali ke Kementrian dia bisa mendapat promosi jabatan dan itu adalah modal baginya untuk berkarir di dunia politik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan