Advertisements
  • Home
  • rgol.id
  • Perpusnas Gelar Stakeholder Meeting Provinsi untuk Bangun Literasi Masyarakat

Perpusnas Gelar Stakeholder Meeting Provinsi untuk Bangun Literasi Masyarakat

Image

RGOL.ID GORONTALO – Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) tahun 2023 ini mengadakan kegiatan Stakeholder Meeting (SHM) di tingkat provinsi di Gorontalo Aston Hotel & Villas.

Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari SHM Nasional yang sebelumnya telah dilaksanakan di Jakarta pada 21 Juni 2023 lalu.

Tujuan dari SHM provinsi adalah memperkuat dan melanjutkan sinergi serta kolaborasi para stakeholder dalam membangun literasi masyarakat melalui Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Dalam kegiatan ini, hadir para kepala dinas perpustakaan provinsi Gorontalo serta berbagai stakeholder penting lainnya seperti Diskominfo, Bappeda, BPM PD, Diskop& UMKM, Dinas Perikanan, Komisi IV DPRD Provinsi, pihak perbankan termasuk BI, BankSulutgo, BRI, PLN, dan Telkom.

Selain itu, juga hadir LP2M dari Universitas Negeri dan Swasta serta beberapa kepala desa yang menjadi perwakilan dari masyarakat.

SHM provinsi merupakan tahap lanjutan dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang telah dimulai sejak 2018 dan telah ditetapkan sebagai kegiatan Prioritas Nasional.

Hingga saat ini, sebanyak 34 perpustakaan provinsi, 399 perpustakaan kabupaten/kota, dan 3985 perpustakaan desa/kelurahan telah menjadi penerima manfaat dari program TPBIS. Bahkan, sebanyak 1.396 perpustakaan desa/kelurahan di 27 provinsi telah berhasil melaksanakan replikasi TPBIS secara mandiri.

Kegiatan SHM provinsi ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi peningkatan literasi masyarakat dan juga memulihkan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Melalui kolaborasi dan sinergi antar stakeholder, diharapkan akan tercipta strategi yang lebih kuat untuk meningkatkan kualitas layanan perpustakaan serta membangun kesadaran tentang pentingnya perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

SHM provinsi akan berlangsung secara tatap muka di 33 provinsi, dibagi dalam 4 gelombang, dan setiap gelombang dilaksanakan di 8-9 provinsi.

Dan Setiap provinsi diwakili oleh 30 orang peserta yang terdiri dari 5 orang Tim Sinergi Provinsi, 18 Stakeholder Provinsi, 2 fasilitator daerah / PIC Provinsi, 1 Perwakilan Desa sebagai Role Model, orang Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota sebagai Role Model, 1 orang Bappeda Kabupaten/Kota sebagai Role Model, dan 1 orang pemustaka yang terdampak TPBIS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan