Advertisements
  • Home
  • Tulisan Pembaca
  • PEMBANGUNAN MANUSIA JALAN KELUAR DARI KEMISKINAN(TABEL DINAMIS IPM BPS KABUPATEN BONE BOLANGO)

PEMBANGUNAN MANUSIA JALAN KELUAR DARI KEMISKINAN(TABEL DINAMIS IPM BPS KABUPATEN BONE BOLANGO)

Image
Gambar : Pemukiman Miskin. Foto : Istimewa.

Oleh : Rapika Anwar, S.Akun.,M.Ak

(Dosen Unisan Gorut Dan Mahasiswa Program Doctor Ilmu Ekonomi Universitas Tadulako (UNTAD)

Pembangunan Manusia……Manusia Yang Mana yang harus dibangun? Siapa yang akan membangun Manusia ini? Apa tujuan dari pembangunan Manusia ini? Beberapa pertanyaan diatas mungkin bisa mewakili isi kepala masyarakat Indonesia terutama masyarakat Gorontalo Khususnya Masyarakat Bone Bolango seperti saya.

Tahukah Anda seberapa penting pembangunan manusia ini untuk memberantas kemiskinan? Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan Pembangunan Manusia?

Mengutip isi Human Development Report (HDR) pertama tahun 1990, Pembangunan manusia adalah suatu proses untuk memperbanyak pilihan – pilihan yang dimiliki oleh manusia. Diantara banyak pilihan tersebut pilihan terpenting adalah untuk berumur panjang dan sehat, untuk berilmu pengetahuan, dan untuk mempunyai akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan agar dapat hidup secara layak.

Beberapa teori juga menjelaskan pembangunan manusia adalah proses peningkatan kesejahteraan dan kemampuan individu dalam aspek – aspek seperti kesehatan, pendidikan, ekonomi dan sosial. Hal ini melibatkan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup manusia serta memungkinkan mereka mencapai potensi penuh mereka. Adapun pembangunan manusia ini sering diukur dengan indikator seperti harapan hidup, tingkat pendidikan dan pendapatan perkapita. Ini adalah tujuan penting dalam banyak negara untuk memastikan bahwa semua warganya memiliki akses yang adil dan setara terhadap peluang dan sumber daya yang diperlukan untuk hidup lebih baik.

Indonesia merupakan Negara yang peduli terhadap pembangunan manusia ini oleh karena itu pemerintah selalu mewajibkan tiap daerah untuk setiap tahunnya bisa mengukur tingkat indeks Pembangunan Manusia (IPM) contohnya yang ada pada Provinsi Gorontalo saya ambil data dari Kabupaten Bone Bolango Melalui data Tabel Dinamis 3 Tahun terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo.

Pada tabel Dinamis dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone Bolango sejak tahun 2020,2021 & 2022 Kabupaten Bone Bolango Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dalam persentase mengalami peningkatan setiap tahunnya yakni di tahun 2020 sebesar 69,98%, 2021 sebesar 70,25% dan ditahun 2022 sebesar 70,90%. 

Jika dilihat secara kasat mata peningkatan indeks pembangunan manusia tidak terlalu besar namun bisa memberantas kemiskinan setidaknya ada penurunan indeks kemiskinan setiap tahunnya. Dilihat dari data yang sama Indikator kemiskinan Bone Bolango sejak tahun 2020 sampai dengan tahun 2022 mengalami penurunan tentu ini merupakan suatu prestasi hal ini dijelaskan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bone Bolango dilihat dari segi indikator kedalam kemiskinan (P1) tahun 2020 sebesar 2,99% kemudian di tahun 2021 mengalami peningkatan yang dipengaruhi oleh pasca Covid 19 sehingga perekonomian masyarakat Indonesia benar- benar ditahap merintis kembali hal ini dibuktikan dengan peningkatan sedikit kemiskinan ditahun ini sebesar 3,23% dan ini menjadi tantangan tersendiri untuk pemerintah daerah dan berkat kerja keras serta pembangunan manusia di Bone Bolango yang cukup sehingga bisa membangkitkan kembali perekonomian dengan menghasilkan penurunan kemiskinan ditahun 2022 sebesar 2,52% jika dirupiahkan menghasilkan angka tertentu yakni di tahun 2020 sebesar Rp. 424.275.00, 2021 sebesar 449.543,00 & ditahun 2022 sebesar 475.874.00.

Selain untuk menurunkan angka kemiskinan ternyata pembangunan manusia juga selama hampir dua dasawarsa ini IPM atau Indeks pembangunan Manusia terus digunakan dalam berbagai perencanaan pembangunan.

Adapun indikator yang digunakan di Indonesia dalam menghitung Indeks Pembangunan manusia yakni dilihat dari angka harapan hidup saat lahir, angka melek huruf, rata rata lama sekolah dan pengeluaran per kapita. Di kabupaten Bone Bolango Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk angka melek huruf dilihat dari persentase penduduk berumur 15 tahun keatas dimana jumlah terakhir mengalami penurunan sebesar 90,89% yang awalnya ditahun 2021 sebesar 100%. Indikator lainnya dilihat dari indikator angka harapan hidup sesuai data BPS tabel persentase penduduk dengan keluhan kesehatan perbulannya di setiap kecamatan di tahun 2021 mengalami penurunan drastis dari 31,58% menjadi 22,50% hal ini membuktikan bahwa angka harapan hidup di kabupaten Bone Bolango masih tinggi dan terakhir dilihat dari pengeluaran per kapita konsumsi rumah tangga sesuai data BPS di tahun 2021 sebesar 2,45% dan mengalami peningkatan pengeluaran konsumsi di tahun 2022 sebesar 3,91%. Hal ini membuktikan semakin tinggi angka konsumsi per kapita rumah tangga maka perekonomian semakin baik dan pembangunan manusianya semakin meningkat. 

Jika pembangunan manusia semakin meningkat maka perencanaan pembangunan daerah bisa direalisasikan untuk tujuan perekonomian lebih baik sehingga angka kemiskinan terus menurun. Semakin banyak manusia yang berkualitas daerah akan maju dan kemiskinan akan punah rakyat akan bahagia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan