Advertisements
  • Home
  • rgol.id
  • Johan Chornelis Rumampuk Nahkodai Pro Jurnalismedia Siber Provinsi Gorontalo

Johan Chornelis Rumampuk Nahkodai Pro Jurnalismedia Siber Provinsi Gorontalo

Image
Foto : Jojo saat memberikan sambutan dengan begitu gagah.

RGOL.ID (BOALEMO) – Boalemo menjadi saksi sejarah lahirnya PJS (Pro Jurnalismedia Siber) Provinsi Gorontalo yang digadang gadang mampu menjadi fungsi kontrol Pemerintah.

Pasalnya Musyawarah Daerah (Musda) pertama PJS  Provinsi Gorontalo digelar digelar di Ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo, dan juga dihadiri langsung oleh Penjagub Boalemo Sherman Moridu dan juga forkopimda pada hari Jumat, (29/12/2023).

Dalam Musda tersebut Johan Chornelis Rumampuk, berhasil terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD PJS Gorontalo untuk periode 2023-2028.

Keberhasilan Jojo Rumampuk tidak terlepas dari pengalamannya yang mumpuni dan jaringan luas di berbagai kalangan. Kemampuannya menjalin kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah dalam fungsi kontrol sosial juga menjadi nilai tambah.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, yang membuka Musda secara virtual, memberikan ucapan selamat kepada Jojo Rumampuk (sapaan akrab Johan Chornelis Rumampuk), sekaligus menyampaikan harapannya akan kepemimpinan yang tangguh terhadap PJS Gorontalo.

Saya berharap kepemimpinan saudara Jojo Rumampuk akan memberikan warna tersendiri bagi wartawan PJS di Gorontalo, dan memberikan perlindungan yang maksimal terhadap 6 DPC PJS di Kabupaten Kota,” ujar Marhaba, yang juga dikenal sebagai penggagas serta pendiri Jurnalis Media Siber Indonesia (JMSI).

Mahmud Marhaba juga menegaskan bahwa Musda PJS Gorontalo adalah amanah dari Musyawarah Nasional I (Munas) yang diselenggarakan pada 25 November 2022.

PJS diakui sebagai wadah perjuangan nyata bagi wartawan yang selama ini sulit memperoleh wadah atau organisasi tempat belajar, sehingga mendapat stigma negatif dengan sebutan wartawan “abal-abal”, “wartawan KJ”, “wartawan Bodrex”, dan lain sebagainya.

“Olehnya, dengan hadirnya PJS diharapkan dapat mengantisipasi hal tersebut tidak terjadi di Gorontalo,” ucap Mahmud Marhaba.

“Jangan ada lagi pelecehan terhadap sesama wartawan di tanah air, termasuk di Gorontalo. PJS harus hadir untuk mengangkat derajat wartawan, kita harus sejajar dan sama derajatnya,” sambungnya, tegas.

Upaya itu, kata Mahmud, dapat dilakukan dengan cara memberikan pembekalan, pelatihan dan ujian kompetensi (UKW) terhadap wartawan PJS, sehingga memaksimalkan kemampuan wartawan dalam mengelola informasi dan pemberitaan.

Sementara itu, Jojo Rumampuk dalam menyikapi arahan ketua DPP PJS tersebut, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjutinya dengan berbagai program, termasuk didalamnya Ujian Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kami optimis PJS bisa lebih baik lagi, kedepan! Sebagai ketua terpilih, saya akan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan Perlindungan secara ekstra terhadap jurnalis termasuk meningkatkan kualitas kompetensi jurnalis melalui UKW,” tegas Jojo.

“Bahkan saya memiliki keinginan membangun sekolah Jurnalis diwilayah Indonesia Timur Indonesia, sebagai jawaban atas stigma miring yang sering dialami oleh para jurnalis muda (dibaca: baru),” sambungnya.

Sebagai ketua terpilih, kedepan, Jojo Rumampuk berkomitmen membawa PJS Gorontalo menuju tingkat keunggulan yang lebih tinggi di bawah kepemimpinannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan