Advertisements

Safwan: Pertumbuhan Ekonomi 3,93 Persen

Image
Foto : Safwan Bano

RGOL.ID (LIMBOTO) – Pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Gorontalo mencapai 3,93 persen, memberikan kontribusi sebesar 31,40 persen terhadap perekonomian Provinsi Gorontalo. Kepala Dinas Kominfo, Safwan Bano, mengungkapkan bahwa Pertumbuhan Produk Domestic Regional Bruto (PDRB) harga berlaku tahun 2016-2022 mencapai 14,8 miliar rupiah.

Menurutnya, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Gorontalo mengalami tren penurunan dalam periode 2013-2023. Pada Maret 2023, persentase penduduk miskin turun menjadi 17,48 persen, mengalami penurunan sebesar 0,23 persen poin dibanding Maret 2022.

Safwan menambahkan bahwa jumlah angkatan kerja di Kabupaten Gorontalo pada Agustus 2023 naik menjadi 225.503 orang, menunjukkan peningkatan sebanyak 24.300 orang dibanding Agustus 2022. Sementara itu, jumlah penduduk yang bekerja mencapai 219.911 orang, dengan penambahan 22.396 orang dibandingkan Agustus 2022. Peningkatan signifikan terjadi pada sektor Jasa (4,80 persen poin) dan Manufaktur (2,05 persen poin), sedangkan sektor Pertanian mengalami penurunan sebesar 6,84 persen poin.

“Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) meningkat 2,42 persen poin menjadi 72,89 persen, menunjukkan ketersediaan tenaga kerja yang tinggi untuk mendukung perekonomian,” terangnya.

Safwan juga menyebutkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Gorontalo tahun 2023 meningkat menjadi 70,37, naik sebanyak 0,86 poin (1,24 persen) dibandingkan tahun sebelumnya (69,51).

Dalam konteks pembangunan daerah, Safwan menyoroti pencapaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). Pada tahun 2021, Kabupaten Gorontalo mendapat predikat kurang inovatif, tetapi pada tahun 2022-2023, Kabupaten Gorontalo menduduki peringkat 155 dengan predikat inovatif.

“Kepemimpinan Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, terus menghasilkan prestasi, termasuk dalam Indeks Pembangunan Desa. Kabupaten Gorontalo berhasil menghapus status sangat tertinggal dan tertinggal, menunjukkan kemajuan signifikan. Pada tahun 2023, terdapat 75 desa berkembang, 94 desa maju, dan 22 desa mandiri,” jelas Safwan Bano. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan