Advertisements
  • Home
  • Politik
  • Kapal Ti Bulilango Hunggia Simbol Perjalanan Gorontalo Menuju Cahaya

Kapal Ti Bulilango Hunggia Simbol Perjalanan Gorontalo Menuju Cahaya

Image
Foto : Kapal Hunggia

®Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Pembangunan Danau Perintis belum selesai, masih harus dilengkapi lagi, antara lain fasilitas tempat bermain anak anak. Rachmad memang ingin membangun tempat bersejarah ini sebagai tempat rekreasi kekuarga.

Dari Danau Perintis ini, Pemda Bonbol bisa mendapat pemasukan PAD 2 Milyar pertahun, dengan catatan Pemdanya harus pandai memasarkan Danau Perintis.

Apa yang dilakukan Rachmad ini hanya untuk kepuasan batinnya, dia tidak mengharapkan sepeserpun dari semua yang sudah dia buat untuk Gorontalo.

Dia tak mau menanam di Gorontalo lalu panen di Jakarta. Dia datang untuk memberi bukan meminta., dan ini sudah dia buktikan.

Rachmad memang sangat spesial dengan karakter yang sangat kuat. Dia memang pembawa cahaya untuk Gorontalo, dia adalah putra Gorontalo pertama yang jadi Wakil Ketua DPR RI.

Sebenarnya sejak pertama Gorontalo jadi Provinsi dia sudah diminta untuk memimpin Gorontalo dan dia tidak pernah tertarik pada dunia politik, namun setelah mendapat gelar adat, Rachmad mulai berubah sikap, ada semacam kekuatan besar yang yang menariknya ke dalam dunia politik, boleh jadi kekuatan itu adalah julukan Ti Bulilango Hunggia (Pemberi Cahaya Negeri) yang disematkan padanya.

Tentu Gelar Adat yang diberikan pada Rachmad Gobel ini tidak asal asalan, pasti melalui sebuah permohonan yang dipanjatkan oleh para Pemangku Adat kepala yang Maha Kuasa.

Ternyata nama Ti Bulilango Hunggia ini memang sangat pas diberikan pada Rachmad Gobel, dia datang ke Gorontalo dengan konsep dan gagasan besar, tidak main main, dengan sangat tulus dia mulai menginvestasikan dana awal sebesar Rp 1,4 T yang nantinya bisa berkembang sampai 10 T sepanjang 5 tahun ke depan.

Dari dari sini ada 100 ribu tenaga kerja yang akan terserap, tidak hanya itu bukan tidak mungkin nantinya Gorontalo bisa punya dua Pemerintahan Kota. Kota Gorontalo dan Kota Anggrek. Sebab kawasan Industri ini nantinya akan mengundang urbanisasi dari Kota dan Kabupaten lainnya di Gorontalo.

Nah apakah Rachmad bukan Rachmadnya Gorontalo dan apakah dia bukan Pemberi Cahaya. Sehubungan dengan itu, sangat tepat kalau kapal layar di Danau Perintis diberi nama Ti Bulilango Hunggia. ” Saya kira Gelar Adat Ti Bulilango Hunggia yang disematkan kepada bapak Rachmad Gobel itu sangat tepat menjadi nama dari kapal di Danau Perintis itu,” kata Syah Alim Adhiaksa.

Ide dari pak Rachmad mendatangkan kapal ke Danau Perintis itu, tentu bukan ide sembarangan dan kapal ini sangat simbolik, untuk perjalanan Gorontalo menuju cahaya terang keluar dari 5 besar Provinsi termiskin di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan