Advertisements
  • Home
  • Legislatif
  • Seluruh Jajaran Harus Bersinergi Untuk Masa Depan Danau Limboto

Seluruh Jajaran Harus Bersinergi Untuk Masa Depan Danau Limboto

Image

RGOL.ID (DEPROV) – Proyek revitalisasi atau pemeliharaan Danau Limboto, sudah lebih dari 5 (lima) tahun lalu, alias hingga periodisasi keanggotaan DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo 2019-2024 akan berakhir di September 2024 nanti, masih terus dilakukan.

Untuk itu, guna mengoptimalkan pelaksanaannya, jajaran Komisi III DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, kembali melakukan monitoring pengawasan akan sejauh mana, progres atau peningkatan pekerjaan yang dilakukan langsung oleh instansi vertikal dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) RI di provinsi Gorontalo.

Yakni melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II itu, belum lama ini. Hasilnya, Komisi III mendapati pekerjaan revitalisasi pada danau yang masuk dalam 15 danau kritis di Indonesia itu, masih tetap dilakukan.

Olehnya, demi efektivitas dan efisiensi anggaran serta volume pekerjaannya, anggota Komisi III Deprov, Ismail Alulu, berharap agar perlu didukung dengan program yang bersinergi dari lintas kementerian terkait di pemerintah pusat, yang selaras sama-sama menggunakan APBN.

“Seperti dari Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan) yang ada instansi vertikal-nya di provinsi Gorontalo, berupa penghijauan atau program-program reboisasi di hulu, atau aliran air yang masuk ke Danau Limboto.” ujar Alulu. “

Karena, percuma kita (pemerintah) melakukan proyek penggerukan di Danau Limboto, jika masih ada saja sedimentasi (air bercampur lumpur) yang masuk, akibat dugaan masih adanya pembalakan atau penebangan liar di daerah hulu.

Yang hal ini, perlu lebih disosialisasikan larangannya dan penindakan yang tegas. Serta dibarengi dengan program-program yang bersinergi dari lintas kementerian, seperti reboisasi atau penghijauan dari Kementerian LHK tersebut,” tandas politisi dari PAN ini.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan