Advertisements
  • Home
  • Headline
  • Tiga Kontraktor Proyek SPAM Dungingi Resmi Jadi Tersangka Korupsi

Tiga Kontraktor Proyek SPAM Dungingi Resmi Jadi Tersangka Korupsi

Image
Foto : Kepala Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo Edy Hartoyo, S.H., M.Hum saat melakukan konpres di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo.

®Reporter : Jazzday

RGOL.ID (GORONTALO) – Tiga kontraktor proyek SPAM Dungingi (Sistem Penyediaan Air Minum) nampaknya tidak bisa merayakan lebaran bersama keluarganya karena hari ini mereka resmi menjadi tahanan Kejari ( Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo).

Ketiga tersangka tersebut yakni insial MYA selaku Direktur PT Raya Sinergis, RCT selaku Penyedia/Kontraktor yang melaksanakan pekerjaaan dengan cara meminjam perusahaan PT. Raya Sinergis dan MREP selaku K3 PT Raya Sinergis.

Ada kerugian negara sekitar Rp.2.050.856.210,80 (dua milyar lima puluh juta delapan ratus lima puluh enam ribu dua ratus sepuluh rupiah koma delapan puluh sen).

Pada proyek yang dibiayai oleh Dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) Dengan nilai kontrak sebesar Rp.13.706.845.090,91,- (tiga belas milyar tujuh ratus enam juta delapan ratus empat puluh lima ribu sembilan puluh koma sembilan puluh satu rupiah).

Dari Konferensi Pers yang dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo Edy Hartoyo, S.H., M.Hum bersama awak media, Rabu, (20/03/2024).

Ketiga tersangka diduga terjerat kasus tindak pidana korupsi tahun anggaran 2022 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Gorontalo.

“Penetapan ketiga tersangka dilakukan melalui hasil audit perhitungan kerugian negara BPKP dengan mendengarkan 22 saksi dan 4 orang ahli dan LKPP dengan jumlah 70 dokumen, ketiga tersangka akan ditahan selama 20 hari dirutan Gorontalo “, Ungkap Edy.

Selain kontraktor, Kejaksaan juga akan menahan sejumlah pihak yang terlibat dalam kasus dugaan korupsi tersebut

“Untuk saat ini kami masih menetapkan tersangka dari pihak swasta, untuk ASN dan lainnya masih dalam proses penyelidikan jadi tunggu saja”,Tandasnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan