Advertisements
abd karim aljufrie
  • Home
  • Gorontalo
  • Warga Muhammadiyah Gorontalo Mulai Puasa Pada 11 Maret 2024

Warga Muhammadiyah Gorontalo Mulai Puasa Pada 11 Maret 2024

Image

RGOL.ID, GORONTALO – Warga Muhammadiyah Gorontalo akan mulai melaksanakan puasa Ramadhan 1445 Hijriyah pada Senin, 11 Maret 2024 dan awal bulan Syawal atau Idul Fitri 2024 jatuh pada 10 April 2024.

Hal ini sebagaimana disampaikan pengurus pimpinan wilayah Muhammadiyah Gorontalo, Rizan Adam, Selasa (15/3/2024).

Menurut Rizan, dalam menyambut bulan Ramadhan dan bulan Syawal, Muhammadiyah telah melakukan proses penetapan sejak enam bulan sebelumnya yang ditandai dengan terbitnya maklumat bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

“penetapan Ramadhan dan Syawal ini menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ungkapnya.

Menurut Rizal, pada hari Ahad (10/3/2024), posisi hilal sudah berada pada 0° yang ditandai positif, dimana ketika matahari terbenam, bulan ditinggalkan dalam posisi diatas ufuk, sehingga besoknya, Senin (11/3/2024) ditetapkan masuk 1 Ramadhan.

“jadi, Ahad malam atau malam Senin, warga Muhammadiyah sudah melaksanakan sholat tarawih,” tambah Rizal.

Ia menjelaskan, penentuan ramadhan dan syawal menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal sangat akurat.

Dimana Hisab Hakiki adalah metode hisab yang berpatokan pada gerak benda langit, khususnya matahari dan bulan sebenarnya.

Gerak dan posisi bulan dalam metode ini dihitung untuk mendapatkan gerak dan posisi bulan yang sebenarnya dan tepat.

Sedangkan Wujudul Hilal adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pada saat matahari terbenam dan bulan belum terbenam.

Dengan kata lain, bulan terbenam terlambat dari terbenamnya matahari berapa pun selisih waktunya.

Dengan istilah geometrik, pada saat matahari terbenam posisi bulan masih di atas ufuk berapa pun tingginya.

Disisi lain, ada tiga kriteria penetapan awal bulan baru dengan prinsip Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yakni sudah terjadi ijtimak (konjungsi) antara bulan dan matahari, ijtimak terjadi sebelum terbenam matahari, dan ketika matahari terbenam bulan belum terbenam, atau bulan masih berada di atas ufuk.

Namun demikian, apabila salah satu dari tiga kriteria tersebut tidak terpenuhi saat matahari terbenam, maka sampai esok harinya belum masuk bulan baru kalender Hijriah.

Bulan baru akan dimulai pada saat terbenam matahari berikutnya, setelah ketiga kriteria tersebut terpenuhi. (Awl/Fadhila)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

iklan kpu prov
Klik gambar untuk berita selengkapnya
ads pps siakba
Klik gambar untuk berita selengkapnya
iklan tahapan pilkada kpu bonebolango
Klik gambar untuk berita selengkapnya
Iklan KPU Provinsi
Klik gambar untuk berita selengkapnya
ads
dictionary Baca cable Terkait trending_up Trend format_indent_decrease Terkini dynamic_feed Lainnya