Advertisements
Hari Ini
    • Home
    • Legislatif
    • Hanya Golkar Yang Tidak Lagi Mengusulkan Ismail Pakaya. Pertarungan Berlangsung Dijakarta

    Hanya Golkar Yang Tidak Lagi Mengusulkan Ismail Pakaya. Pertarungan Berlangsung Dijakarta

    Image
    Foto : Penjagub Ismail Pakaya (Dok/Istimewa)

    Reporter – RAGORO

    RGOL.ID (GORONTALO) -Tanggal 12 nanti masa jabatan Ismail Pakaya sebagai Pj. Gubernur sudah akan berakhir, apakah masih diperpanjang atau tidak itu masih menjadi lobi lobi di Jakarta.

    Namun belum ada tanda – tanda kalau Mantan Kaban Keuangan Kabgor ini sudah akan ditarik, sebab salah seorang, staf di Pemprov mengatakan sampai sejarang ini belum ada isyarat dari KForoemendagri untuk menarik Ismail Pakaya.

    Kuasanya kata dia sekarang ini sudah ada kabar untuk siap siap.

    Sementara itu di Dewan, hanya Golkar yang tidak mengusulkan nama Ismail Pakaya, nampaknya Golkar punya jagoan lain.

    Nama ini bukan nama baru, Sebab Rudy Salahudin yang merupakan salah satu pejabat di Kemenko Ekonomi sudah pernah muncul namanya, bersaing dengan Hamka.

    Kata Ketua Fraksi Golkar, Fikram Salilama, keputusan untuk tidak lagi mengusulkan nama Ismail Pakaya sudah merupakan perintah dari DPD I Partai Golkar.

    Seperti diketahui, dulu Golkar punya dua jagoan, Hamka dari Kementrian Olahraga dan Rudi dari Kemenko Ekonomi, dan yang lolos Hamka Hendra Noer.

    Tetapi yang kedua giliran PDIP yang ambil bagian soal Penjagub ini dan muncullah putra Gorontalo yang satu ini.

    Mengapa harus terjadi tarik menarik diantara beberapa partai soal Pj. Gubernur ini. wajar, ini tahun politik, sebab Penjagub ini bisa ikut menentukan pertarungan di Pilkada, apalagi kalau sosok Penjagub benar benar malaksanakan misi yang diembannya.

    Maka wajar pula kalau ada partai lain yang tetap mengusulkan nama Ismail Pakaya, meski berbeda beda kepentingannya, ada yang alasannya kerja Ismail selama ini sudah bagus, apalagi dia putra daerah, tetapi ada juga yang punya kepentingan di Pilkada.

    Setidaknya selama ini mereka menilai kalau Ismail telah bekerja normanif.

    Sementara itu dari sumber sumber lainnya , diperoleh informasi kalau masa jabatan Ismail Pakaya berpeluang untuk diperpanjang.

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Tinggalkan Balasan