Advertisements
  • Home
  • Politik
  • KIM Harus Sampai ke Pilkada, Ini Yang Terjadi Jika Golkar – Nasdem Koalisi

KIM Harus Sampai ke Pilkada, Ini Yang Terjadi Jika Golkar – Nasdem Koalisi

Image
Oplus_131072

RGOL.ID, GORONTALO – Ini perintah yang disampaikan Ketua Umum DPP Golkar, Airlangga Hartarto pada pertemuan dengan seluruh jajaran Golkar, mulai dari DPD I, DPD II sampai para kandidat Calon Gubernur Bupati dan Walikota yang berlangsung baru baru ini di Jakarta.

Pada kesempatan itu, Airlangga dalam sambutannya mengatakan Golkar sudah sukses di Pileg dan juga Pilpres, maka di Pilkada nanti Golkar juga harus lebih sukses.

Daerah yang Gubernurnya dari Golkar harus mempertahankannya, disamping menambah jumlah kursi Gubernur yang sudah dimiliki Golkar pada periode kemarin, demikian pula dengan Bupati dan Walikota.

Airlangga juga berkesan agar Golkar membangun koalisi dengan partai partai yang mendukung Prabowo Gibran di Pilpres.

“Koalisi Indonesia Maju (KIM) ini harus sampai ke daerah,” tegas Airlangga. Namun begitu Golkar juga bisa berkoalisi dengan partai lain.

Thomas Moopili yang ikut pada pertemuan itu, baik sebagai Ketua Bappilu maupun sebagai salah satu kandidat Calon Bupati Gorut mengatakan, DPP sengaja mengundang seluruh Bakal Calon Gubernur, Bupati dan Walikota diakhir akhir Ramadhan karena ingin menguji keseriusan para kandidat Balon Kepala Daerah.

Untuk Gorontalo dari 5 Kandidat Calon Gubernur Gorontalo, hanya Roem Kono tak hadir karena ada Bosnia, sebagai Duta Besar di sana tentu dia punya kesibukan kenegaraan.

Tetapi Idah Syahidah, Marten Taha, Tonny Uloli, semuanya hadir. “Syarief Mbuinga juga hadir, tetapi hanya sebentar,” kilah Thomas.

Untuk Pilwako dan Pilbup, ada Ryan Kono dari Kota Gorontalo, Hendra Hemeto dari Kabgor, Yeyen Sidiki dari Bonebol, Thomas dari Gorut sedang dari Pohuwato dan Boalemo tidak hadir.

Untuk itu kata Thomas, besok malam, dimalam takbiran DPD I Golkar akan gelar rapat untuk merumuskan hasil pertemuan di Jakarta beberapa hari lalu. “kami akan undang lagi Cakada dari Boalemo dan Pohuwato,” katanya.

Nah, kata Thomas, 15 April nanti DPP Golkar akan turunkan Tim Survey ke Gorontalo.

Untuk survey tahap awal ini untuk Gubernur, sedangkan tahap dua baru akan turun tim survey pada bulan Juni dan ini untuk Bupati dan Walikota.

Nah, siapa yang akan dijagokan Golkar pada Pilkada nanti akan ditentukan oleh hasil survey yang diturunkan langsung oleh DPP Golkar, kali ini DPP nampaknya sangat serius pada Pilkada.

Dari arahan DPP Golkar, nampaknya bukan tidak mungkin akan terjadi koalisi Golkar – Nasdem di Pilgub, apakah itu Idah – Hamim atau Tonny – Rama atau Marten – Rama.

Dan kalau koalisi ini terjadi, maka ini bisa merambah sampai ke Pilbup dan Pilwako.

Misalnya Ryan – Budi di Pilwako, Merlan – Alham di Bonebol, Hendra – Roman di Kabgor dan Ronny – Thomas di Gorut, kemudian Roem – Lahmudin kembali berpasangan di Boalemo, sedang Pohuwato nampaknya Gerindra Golkar tetap menyatu di sana. (awl)

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan