Advertisements

3 Partai Ingin Bersama Marten di Pilgub

Image

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Marten Taha nampak begitu enjoy, begitu tiba dari Jakarta langsung siap siap mendaftar di Demokrat, PKS serta PKB dan tanggal 17 nanti rencananya akan me daftar di PDIP.

Marten sendiri di didampingi oleh dua tim ada dari Golkar yang lengkap dengan kemeja kuning dan ada juga Sahabat Marten Taha (SMT).

Kedatangan Marten disambut hangat oleh Deks Pilkada Partai Demokrat, kata Marten Demokrat sudah seperti rumahnya sendiri, karena dia punya hubungan yang sangat baik dengan Demokrat. Apalagi ketika maju di Pilwako dia juga didukung oleh Demokrat.

Karena itu kata Marten kedatangannya untuk mendaftar di Demokrat, bukan hanya untuk meramaikan, tetapi dia datang untuk mendapatkan dukungan Demokrat.

Ketua DPW Demokrat, Erwin Ismail mengakui kalau Marten punya benang merah dengan Demokrat, karena selama ini hubungan Demokrat dengan Marten cukup bagus.

Hanya saja untuk calon Gubernur, keputusannya ada di Pak SBY, nanti akan dilihat hasil survey dan rekam jejak. Jadi kata Erwin lagi semua Cagub punya peluang yang sama untuk mendapatkan dukungan Demokrat.

Sementara itu di PKS sejumlah tokoh yang hadir kemarin sepertinya memberikan dukungan kuat pada Marten Taha, karena itu mantan Ketua PKS Helmi Adam, memberikan Spirit pada Marten agar bisa mendapatkan Golkar. “PKS akan berkoalisi dengan Golkar kalau Kak Marten Cagub dari Golkar,” katanya.

Sementara itu di PKB, Marten juga disambut penuh arti, pada kesempatan itu Tojim Boki mengatakan, PKB memang hanya satu kursi namun ingat, basis elektoral PKB adalah kalangan NU di sana ada para Kiayi , para santri dan Insya Allah warga NU akan bersama Cagub yang dicalonkan oleh PKB.

Marten mengakui kalau NU itu sangatlah besar, di Kota Gorontalo saja, dari 300 masjid yang ada, 278 adalah Masjid NU. Di Depan Desk Pilkada PKB, Marten menyebutkan bahwa adik kandungnya yang kini menjabat sebagai Kakanwil Agama Sulteng adalah Ketua Wilayah NU Sulut.

Menariknya di PKB Marten mengatakan, sebagai Calon Gubernur, tentu dia sudah sangat siap dengan semua persyaratan, termasuk dengan isitas, karena soal biaya Pilkada ini tidak bisa dihindari bahkan sudah merupakan keharusan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan