Advertisements
  • Home
  • Hukum
  • Aroman Minta Kejaksaan Segera Limpahkan Kasus Rifadli Cs ke Pengadilan

Aroman Minta Kejaksaan Segera Limpahkan Kasus Rifadli Cs ke Pengadilan

Image
Foto : Aroman saat mendampingi terduga kasus Korupsi SPAM Dungingi. (Dok/Istimewa).

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (KOTA GORONTALO) – Sudah dua kali Aroman Bobihoe, SH.,MA., Mengajukan permohonan penangguhan penahanan terhadap terduga korupsi pada pekerjaan optimalisasi SPAM Dungingi masing DR. Ir. Eng. Rifaldi Bahsuan ST., MT., Zainudin Monoarfa ST.
Dahlia Ali Adju, tetapi upaya yang dilakukan oleh penasehat hukum ketiga tersangka itu sepertinya sia sia.

“Sudah dua kali kami melayangkan surat permohonan penangguhan penahanan, namun tidak ditanggapi oleh pihak Kejaksaan,” katanya.

Aroman kemudian meminta Kejaksaan untuk segera melimpahkan perkara ketiga tersangka ke pengadilan. ” Ya kalau memang permohonan penangguhan penahanan yang kami ajukan ditolak, maka kami minta perkaranya segera diajukan ke Pengadilan, ” katanya.

Aroman juga mempertanyakan kebijakan Kejaksaan yang dinilai tidak adil, pasalnya tersangka dugaan kasus korupsi Bansos Pemda Bonbol, Hamim Pou mendapat ijin penangguhan penahanan, mengapa ketiga tersangka yang merupakan klien nya tidak bisa.

Dalam Surat nya tertanggal 6 Mei 2024, penasehat hukum para tersangka meminta agar pihak Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo mengalihkan penahanan dari tahanan Penyidik Kejaksaan Negeri Kota Gorontalo ke tahanan rumah atau Kota.

Sementara itu Aleg Deprov dari Komisi I Adhan Dambea terpanggil untuk ikut meminta keadilan dari pihak Kejaksaan, kalau Hamim bisa dapat penangguhan, mengapa Rifadli dan kawan kawan tidak bisa, bukanlah semua orang sama dimata hukum. “Jangan tebang pilih lah ” katanya.

Menurut Adhan lagi, mereka ini tidak mungkin lari, tidak mungkin menghilangkan barang bukti, mereka juga kepala keluarga yang butuh yang sangat dibutuhkan anak istrinya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan