Advertisements
  • Home
  • Politik
  • Idah – Marten Bukan Tidak Mungkin. Ternyata RH Sakti Juga

Idah – Marten Bukan Tidak Mungkin. Ternyata RH Sakti Juga

Image

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Ternyata RH sakti juga, dan ini gebrakan pertamanya di tingkat nasional. Betapa tidak, ternyata RH Caleg DPR RI terpilih ini benar soal Penjagub, sejak sebulan lalu dia sudah mengatakan kalau Pj Gubernur Gorontalo tidak akan diperpanjang lagi masa jabatannya, itulah sebabnya hanya Golkar yang tidak mengirim nama Ismail Pakaya lagi. Sebenarnya ini sudah isyarat, tetapi memang pertarungan sangat sengit di pusat bahkan sampai Selasa siang kemarin, belum ada kepastian siapa yang akan jadi Pj Gubernur, apakah masih Ismail atau orang baru.

Tetapi beberapa jam kemudian tepatnya Selasa sore, akhirnya Ismail mendapat kabar kalau Pj. Gubernur adalah Rudy Salahudin.

Nama yang satu ini sebenarnya sudah tak asing lagi, karena dia salah satu yang dijagokan Golkar untuk menjadi Penjagub pertama, namun ketika itu, Golkar memang punya dua nama, dan yang datang adalah Hamka Hendra Noer, periode kedua pertarungan juga sangat sengit, ada 3 nama yang disebut sebut ada Firdaus, Hubtogungo dan Ismail Pakaya, dan yang muncul adalah jagonya PDIP, ya itu Ismail Pakaya.

Periode ketiga ini pertarungannya agak senyap, hanya saja Golkar sangat PD, buktinya hanya Fraksi Golkar yang mengirim nama Rudy Salahudin.

Ketika berbincang-bincang dengan Ketua Deprov, Paris Jusuf, dia mengatakan sudah tahu kalau yang akan jadi Pj yang baru adalah Rudy Salahudin. ” Minggu lalu pak RH so bilang kalau Pj. Gubernur adalah orang baru,” kilah Paris.

Banyak kalangan mengaitkan penunjukan Rudy Salahudin sebagai Penjagub Gorontalo bisa dijadikan pertanda kalau Idah Syahidah yang akan mendapatkan Rekom Golkar.

Ditanya soal itu, sekretaris Golkar Gorontalo mengatakan, soal Pj. Gubernur punya cerita sendiri sementara Cagub Golkar juga punya cerita sendiri, karena Golkar punya mekanisme sendiri. Salah satunya adalah hasil survey, karena kata Paris, dia yakin rekom Golkar akan jatuh pada Idah, karena surveynya pasti bagus, “Akan ada 3 kali survey yang akan dilakukan DPP Golkar, saya lihat ibu Idah punya peluang sangat besar untuk mendapatkan rekom Golkar.,” katanya.

Ditanya dengan siapa Idah akan pasangan kalau maju di Pilgub, Paris mengatakan akan dilihat dengan partai mana Golkar akan koalisi maka Cawagunya bisa dari partai koalisi. Tetapi kata Paris lagi, bukan tidak mungkin Golkar – Golkar, karena dengan 10 kursi di Deprov Golkar tak perlu koalisi untuk bisa mencalonkan.

Nah kalau Golkar – Golkar, bisa Idah – Marten dan bisa juga Idah – Tonny.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan