Advertisements
  • Home
  • Politik
  • Sejarah Bisa Berulang PDIP Kembali Dukung Perempuan.Kris : Jangan Takut Kalau Tidak Dapat Golkar Ada PDIP

Sejarah Bisa Berulang PDIP Kembali Dukung Perempuan.Kris : Jangan Takut Kalau Tidak Dapat Golkar Ada PDIP

Image
Foto : Idah Syahidah saat menyerahkan formulir pendaftaran Pilgub.

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – PDIP nampaknya sangat menghormati kaum perempuan, lihat saja perlakuan partai berlambang Kepala Banteng itu kepada Idah Syahidah sungguh sangat berbeda, lihat saja apa kata Kris Wartabone saat menerima pendaftaran istri Ketua DPD I Golkar yang juga mantan Gubernur Gorontalo 2 priode itu,Senin, (13/05/2024) dikantor DPD PDIP Provinsi Gorontalo.

” Jika Ibu Idah dapat restu Golkar untuk maju di Pilgub maka PDIP siap berkoalisi, tetapi kalau ternyata Ibu Idah tidak dapat tiket dari Golkar, maka PDIP siap memberikan kendaraan untuk ibu Idah, Kami siap pasang badan,” kata Kris Wartabone di depan ibu Idah dan seluruh kader PDIP dan Golkar yang hadir kemarin.

Pernyataan Kris ini cukup mengejutkan, karena politisi PDIP yang satu ini tidak sembarangan mengeluarkan statemen, apalagi di Gorontalo langkah politik kaum Perempuan sangat dibatasi dengan adanya larangan bagi perempuan untuk menjadi Kepala Daerah, itusih katanya menurut adat, namun kalangan adat sendiri banyak yang menentangnya. Tetapi pernyataan Kris itu menunjukan kalau dukungan PDIP itu sangatlah serius.

Apalagi hubungannya dengan Ketua DPD I Golkar, Rusli Habibie sangatlah baik selama ini.

Wajar saja kalau Kris Wartabone memberikan dukungan pada Aleg DPR RI ini, karena peluang perempuan kedua yang maju di Pilgub ini sangatlah besar.

Ingat PDIP pernah mendukung Ibu Hanna Hasanah di Pilgub lalu, ketika itu PDIP koalisi dengan PPP, dan nanti peluang PDIP koalisi dengan Golkar juga terbuka kebar, bisa saja Idah dan Kris berpasangan.

Tetapi kalau Idah ternyata tidak maju dengan Golkar, maka sejarah bisa berulang, dan kali ini akan terbalik kalau pada Pilgub lalu, PDIP papan dua, maka nanti PDIP Papan satu dengan menampilkan Idah, sedang papan dua adalah Nelson dari PPP. Beda dengan dulu papan satunya Hanna kewat PPP dan papan duanya adalah Tonny Junus dari PDIP

Semua kalangan sangat optimis kalau Idah akan mengendarai Partai Golkar, selain surveynya cukup bagus, dia juga mendapat dukungan besar dari banyak kader Golkar, satu hal lagi, suaminya adalah Ketua DPD I Golkar 3 priode dan dia juga Caleg terpilih DPR RI .

Makanya kata Idah, dia sangat optimis akan ke Pilgub dengan dukungan Golkar, karena syarat untuk mendapatkan tiket dari Golkar adalah hasil survey juga rekam jejak sebagai kader Golkar.

Dia dua priode menjadi Ketua Penggerak PKK, dan selama 13 tahun mendampingi suaminya sebagai Bupati dan Gubernur, jadi dia sudah sangat berpengalaman dalam pemerintahan ditambah lagi dia 5 tahun menjadi Anggota DPR RI. Lebih dari itu Idah adalah seorang yang punya latar gelakang sebagai birokrat.

Kata orang, siapa dekat tungku maka dia akan cepat panas, dengan pengalaman yang dimiliki nya selama ini tentu dia memiliki kemampuan untuk menjadi Gubernur.

Rusli sendiri mengakui kalau Idah Syahidah memiliki kemampuan untuk memimpin Gorontalo. “Saya tidak akan nerestui ibu Idah kalau dia tidak punya kemampuan memimpin. Karena selama ini saya lihat ada yang hebat pada ibu Idah maka saya memberikan restu,” kata Rusli.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan