Advertisements
  • Home
  • Kota Gorontalo
  • Tinggal 2 Nama yang Kini Digodok di DPP Gerindra.Adhan Siap Dinaturalisasi ke Gerindra

Tinggal 2 Nama yang Kini Digodok di DPP Gerindra.Adhan Siap Dinaturalisasi ke Gerindra

Image

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (KOTA GORONTALO) – Dari 5 nama Calon Walikota yang diusulkan DPC Gerindra Kota Gorontalo, tinggal ada dua nama yang kini di godok di DPP Gerindra, mereka adalah Adhan Dambea dan dr. Jalaludin Lapananda.

Nah kalau Adhan akhirnya jadi Calon Walikota dari Gerindra maka dia dan Indra Gobel harus maju dengan dukungan partai, karena itu pula Adhan harus dinaturalisasi ke Gerindra, lalu apa sikap para pendukungnya terutama PAN.

Ketua DPD PAN Kota, Ramdan Datau, sumringah. “Bagus itu, tidak apa apa kalau Adhan dinaturalisasi ke Gerindra, artinya AD jadi Cawalinya Gerindra dan Indra tetap jadi Cawawalinya PAN, kami ikhlas kalau AD jadi kader Gerindra,” kata mantan Aleg Deprov ini.

Ramdan kemudian menyampaikan alasannya mengapa mereka sangat berharap Adhan bisa dapat dukungan Gerindra, karena ini untuk kepentingan kota, sebab jika Adhan terpilih, maka sebagai kader Gerindra tentu pemerintahan AIR akan mudah melakukan lobi lobi anggaran ke Pusat.

Ingat Presiden Indonesia adalah Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Gerindra, selain itu ada Ketua DPD Gerindra Gorontalo yang juga Aleg DPR RI. “Beban utang Kota Gorontalo ini sangat besar kalua kita tak punya jaringan yang kuat di pusat maka kita sulit untuk mendapatkan anggaran.”kata Ramdan disela sela acara Konsoludasi persiapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual Tim AIR sore tadi.

Seperti yang pernah diberitakan Gerindra Kota Gorontalo sudah mengusulkan 5 nama ke DPD Gerindra Gorontalo dan DPP mereka adalah Ketua DPC Gerindra, Sulyanto Pateda, Ryan Kono, Adhan Dambea, Erwin Ismail dan dr Jalaludin Lapananda.

Sekadar catatan, dari sejumlah survey menempatkan Adhan Dambea sebagai Calon Walikota yang menempati posisi paling atas, dan angkanya sangat beda jauh dengan sejumlah pesaingnya.

Ada juga semacam survey yang dilakukan kelompok tertentu khusus untuk PNS, menariknya bukan di lingkungan Pemkot, melainkan Pemorov dan Deprov, semua pegawai yang ditemui semuanya memberikan dukungan pada Adhan.

Ditanya mengapa mereka tidak melakukannya di Pemkot, salah seorang diantara mereka mengatakan kalau Adhan pernah jadi Walikota 1 priode, karena itu ada yang tak suka pada Adhan karena orangnya sangat disiplin dan tegas, jadi pasti ada yang suka dan ada pula yang tidak suka. “Tetapi untuk ASN tingkat Provinsi semuanya suka,” katanya.

Sementara itu Korwil Gerindra Sulawesi, Abdul Karim Aljufri mengatakan untuk Kota Gorontalo tinggal ada dua nama yang kini digodok di DPP, kemudian Aleg Deprov Sulteng yang juga Cawagub Gerindra Sulteng ini juga mengatakan, kalau untuk Gubernur juga ada beberapa nama, antara lain Rachmad Gobel dan Gusnar Ismail, tetapi juga Ada Elnino.

” Sekali lagi, siapa, semuanya kami serahkan pada Kak Nino, apakah mau maju di Pilgub atau tidak, kalau tidak DPP tentu akan mendengarkan pula masukan masukan dari daerah, tetapi kalau DPP memerintahkan Kak Nino untuk maju, tentu lain ceritanya,” kata
ungkap Abdul.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan