• Home
  • Legislatif
  • MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang TPS 02 Desa Tuladenggi Kabupaten Gorontalo

MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang TPS 02 Desa Tuladenggi Kabupaten Gorontalo

Image

Reporter : JAZZDAY

RGOL.ID (JAKARTA) – Konstelasi kursi DPRD Kabupaten Gorontalo kembali memanas. Mahkamah
Konstitusi perintahkan pemunggutan suara Ulang TPS 2 Desa Tulandengi Kabupaten
Gorontalo.

“Keputusan memerintahkan pemungutan suara ulang dalam jangka waktu 21 hari sejak
putusan ini diucapkan,” demikian salah satu bunyi putusan MK.

Dikutif dari laman MK, disampaikan alasannya demi legitimasi dan tertib pemilu yang
berkeadilan berdasarkan atas hukum, maka perlu dilaksanakan pemungutan suara ulang di
TPS 02 Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

Hal ini sebagaimana saran perbaikan untuk dilaksanakan pemungutan suara ulang TPS
berdasar Surat Bawaslu Kabupaten Gorontalo Nomor 332/PM.00.02/K/02/2024
bertanggal 17 Februari 2024 yang tidak dilaksanakan KPU Kabupaten Gorontalo.

Hal tersebut termuat dalam pertimbangan hukum Mahkamah yang dibacakan Hakim
Konstitusi Arsul Sani saat gelaran Sidang Pengucapan Putusan Perselisihan Hasil
Pemilihan Umum Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2024
(PHPU DPR/DPRD) pada Kamis (6/6/2024).

Dalam Putusan Nomor 143-01-03-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 yang dimohonkan
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini, Mahkamah memerintahkan
pemungutan suara ulang dalam jangka waktu 21 hari sejak putusan ini diucapkan.
Mahkamah menilai waktu 21 hari tersebut tidak akan mengganggu jadwal pelantikan
anggota DPRD Provinsi Gorontalo hasil Pemilu 2024.

Dan agenda ketatanegaraan lainnya seperti pemilihan gubernur dan wakil gubernur,
bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota secara serentak tahun 2024
yang jadwal pemungutannya akan dilaksanakan pada November 2024.

“Mengabulkan permohonan Pemohon untuk seluruhnya; Menyatakan hasil perolehan
suara partai politik dan calon anggota DPRD Kabupaten Gorontalo sepanjang Dapil
Gorontalo 2 harus dilakukan pemungutan suara ulang;

Membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 tentang
Penetapan Hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden, Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
Provinsi, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Secara Nasional.

Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024, bertanggal 20 Maret 2024, sepanjang perolehan
suara untuk Calon Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo di Dapil Gorontalo 2;

Memerintahkan Termohon untuk melakukan pemungutan suara ulang di TPS 02 Desa
Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo untuk pengisian anggota
DPRD Kabupaten Gorontalo di Dapil Gorontalo 2 sesuai dengan peraturan perundang-
undangan dalam jangka waktu paling lama 21 hari sejak pengucapan putusan a quo;

Memerintahkan KPU Kabupaten Gorontalo untuk menggabungkan hasil pemungutan
suara ulang dimaksud dengan hasil perolehan suara untuk pengisian anggota DPRD
Kabupaten Gorontalo di Dapil Gorontalo 2 yang tidak dibatalkan oleh Mahkamah.

Serta menetapkan dan mengumumkannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undnagan tanpa perlu melaporkan kepada Mahkamah,” sebut Ketua MK Suhartoyo
membacakan Amar Putusan perkara ini dari Ruang Sidang Pleno, Gedung 1 MK, Jakarta.

PDIP Minta Coblos Ulang TPS 02 Desa Tuladenggi Gorontalo////

Dalam Sidang Pendahuluan pada Jumat (3/5/2024) lalu, Pemohon mengajukan
pembatalan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 360 Tahun 2024 sepanjang
pengisian anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Dapil Gorontalo 2.

Pemohon menyebutkan telah terjadi perusakan kertas suara oleh KPPS di TPS 02 Desa
Tuladenggi, kecamatan Telaga biru, Kabupaten Gorontalo. Atas kejadian ini, saksi
mandate Pemohon telah mengajukan keberatan saat kejadian di tingkat kecamatan, namun
hal tersebut tidak ditanggapi oleh Termohon.

Pihak Pemohon akhirnya melaporkan kepada Bawaslu Kabupaten dan telah pula
dikeluarkan putusan atas laporan tersebut.

Pelanggaran yang terjadi pada TPS tersebut sangat mempengaruhi perolehan kursi
Pemohon untuk pengisian keanggotaan DPRD Kabupaten Gorontalo Dapil Gorontalo 2
dalam perolehan kursi ke-8.

Sebab antara pihak yang menurut Termohon yang menduduki posisi ke-8 adalah PAN
dengan perolehan suara 3.007, sedangkan Pemohon ada pada posisi di bawahnya dengan
perolehan 3.029 suara. ‘

Maka, dengan dilaksanakannya pemungutan suara ulang pada TPS 02 tersebut, Pemohon
akan berpeluang mendapatkan posisi terakhir dari kursi ke-8 DPRD tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan