• Home
  • Legislatif
  • Seenaknya Tunda Rapat Paripurna, Adhan Minta Penjagub Minta Maaf Lewat Media

Seenaknya Tunda Rapat Paripurna, Adhan Minta Penjagub Minta Maaf Lewat Media

Image

Reporter : Jazzday

RGOL.ID (DEPROV) – Rudy Salahudin, Penjabat Gubernur (Penjagub) Gorontalo, baru-baru ini menunda rapat paripurna secara sepihak, yang memicu kemarahan dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea.

Politisi PAN tersebut menyatakan bahwa tindakan tersebut menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap DPRD yang bukan merupakan bawahan Pemerintah Provinsi (Pemprov), melainkan mitra kerja yang sejajar.

Dambea menegaskan bahwa DPRD memiliki fungsi dan wewenang yang setara dengan Pemprov, dan tindakan menunda rapat tanpa konsultasi yang memadai mencerminkan kurangnya pengertian terhadap prinsip kemitraan tersebut.

“Kami baru saja menerima surat dari Pemprov yang menyatakan Penjagub belum bisa mengikuti rapat Paripurna sehingga meminta DPRD untuk menunda rapat Paripurna”, Kata Adhan, Senin, (10/06/2024) di ruang rapat DPRD Provinsi Gorontalo.

“Kita ini bukan bawahan tapi mitra kerja jadi keliru Pemprov memerintah kami untuk menunda rapat”, Marah Adhan.

Sehingganya Bakal Calon Walikota Gorontalo itu meminta kepada Penjagub Rudy Salahudin untuk meminta maaf kepada DPRD Provinsi Gorontalo paling lambat 3x 24 jam.

“Pembatalan sepihak ini sangat melecehkan kami, jadi saya menghimbau kapada Penjagub untuk meminta maaf kepada DPRD lewat media, saya tunggu 3x 24jam”, Tandasnya

Insiden ini menggaris bawahi pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPRD dan Pemprov untuk menjalankan pemerintahan yang efektif dan harmonis.


TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan