• Home
  • Pilkada
  • Jika Ini Terjadi, Nasdem Tonny Bisa Kehilangan Langkah. Gusnar Rustam (Guru), GASPOL….!

Jika Ini Terjadi, Nasdem Tonny Bisa Kehilangan Langkah. Gusnar Rustam (Guru), GASPOL….!

Image

Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Ini yang akan terjadi kalau Idah Syahidah berpasangan dengan Ustadz Abdurachman Bahmid lewat Golkar PKS, dan ini sangat memungkinkan, karena Idah Syahidah juga mendaftar di PKS, sementara Ustadz Bahmid juga kader PKS, Ustadz Bahmid sendiri ketika ditanya soal kesiapannya maju di Pilgub, hanya mengatakan kalau dia menyerahkan semuanya pada partai pengusung.

Jadi kalau memang partai pengusung akan memasangkannya dengan Idah Syahidah, maka dia siap. Seperti diberitakan kemarin, nama Aleg DPD RI dua
priode ini masuk dalam daftar pendamping Idah Syahidah dan dia paling berpeluang.

Untuk sementara bisa dibilang kalau dua nama ini adalah pasangan Cagub dari koalisi Golkar PKS. Sementara pasangan lainnya adalah Nekson Kris dari PPP PDIP.

Kemudian Ada Gusnar yang dikabarkan akan maju dengan koalisi Tiga partai, Gerindra, Demokrat, dan PAN.

Kalau ini terjadi maka Nasdem harus hati hati, sebab bisa dipastikan Nasdem tidak akan dapat partai koalisi. Memang sekarang ini Tonny Uloli tengah berjuang untuk mendapatkan Golkar, dan kalau Rekomendasi jatuh ke tangan Tonny maka sudah pasti Golkar Nasdem akan koalisi dengan pasangan Cagubnya Tonny Rustam.

Tonny juga harus hati hati, sebab kalau konfigurasi pasangan Cagub seperti diatas maka bisa bisa Tonny juga tidak daoat partai, sementara Nasdem bisa saja berkoalisi dengan 3 partai KIM, mungkin Gerindra tampil dengan Gusnar sebagai Cagub dan Nasdem dorong Rustam sebagai Cawagubnya.

Kalau ini terjadi memang sangat menarik, sebab dulu ketika Gusnar naik jadi Gubernur menggantikan Fadel, Golkar pasangan badan untuk Rustam Akili sebagai Wagub, tetapi dari DPP muncul nama Tonny Uloli, tarik menarik soal itu sangat keras, Rusli sebagai Ketua DPD I benar ngotot memasang Rustam, tetapi Tonny yang muncul sebagai Wagub.

Maka kalau nanti Gusnar Rustam (Guru) di Pilgub, bukankah ini disebut sebagai pasangan yang tertunda. Satu hal lagi, sepertinya nama Guru untuk pasangan ini sangat telat, karena keduanya sama sama pengajar, Rustam di Kampus, Gusnar di Lemhanas.

Sementara itu Ketua DPW Nasdem Gorontalo, Erwin Ismail yang dihubungi kemarin memberikan respons sangat positif kalau Nasdem bergabung dengan KIM, kata dia Gorontalo akan menyala.

Soal pasangan tidak masalah asalkan serius mengingat waktu pemberian SK (B1KWK) Rekomendasi dari Demokrat sudah dekat dan itu bukan surat tugas. ” bagi calon yang telah melalui proses penjaringan di Partai Demokrat Gorontalo, pasti akan kami perjuangkan ke DPP Demokrat, jadi siapapun yang dipasang oleh KK RG dan Nasdem, GASPOL …! ” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Tinggalkan Balasan