RGOL.ID – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo segera mengevaluasi program pembangunan tahun 2022 di daerah itu.

Jika tak ada aral melintang, Komisi III akan mengundang semua mitra kerjanya, pekan ini.

Sebagaimana disampaikan Ketua Komisi III Sladauri DJ Kinga, Jumat (13/1) pekan lalu.

Dari beberapa program pembangunan tahun kemarin yang akan dievaluasi, Komisi III fokus terhadap program yang realisasinya rendah. 

Terlebih, 14 proyek jalan yang putus kontrak. Di mana, pengerjaannya bersumber dari dana PEN.

14 proyek yang putus kontrak tersebut, terdiri atas 3 proyek multi years dan 11 proyek single years.

Seperti diketahui, total proyek pembangunan di Kabupaten Gorontalo tahun 2022 yang bersumber dari dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) berjumlah 60 paket proyek.

“Kita akan mendalami 14 paket proyek yang putus kontrak tersebut. Tentu terkait dengan kendala dan solusinya seperti apa nanti,” kata Sladauri

Pihaknya berharap program pembangunan di tahun 2023 ini kondisinya nanti tidak mengikuti proyek yang putus kontrak tahun kemarin.

“Kita ingin kejadian tahun kemarin (proyek putus kontrak) tak terulang lagi tahun ini,” tegas politisi PAN itu.

Selebihnya, terkait program pembangunan lainnya yang OPD-nya menjadi mitra kerja Komisi III, Sladauri juga berharap realisasinya lebih ditingkatkan lagi di tahun 2023 ini.

“Sehingga kinerja pemerintah daerah terhadap program pembangunan yang telah direncanakan dilaksanakan tahun ini benar-benar terealisasi dan tentu berefek pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Aleg Dapil Boliyohuto Cs itu. (RG-56)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.