oleh

4 Karyawan Dikabarkan Terpapar Corona, Kacab BSG Limboto : Sudah Kita Karantina Mandiri Sejak Rapid Tes

RGOL.ID, GORONTALO – Seiring pemberlakuan new normal life, kini penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) atau virus corona di Indonesia mulai masuk hingga ke berbagai ranah pelayanan publik.

Di Provinsi Gorontalo, penyebaran virus yang berasal dari daerah Wuhan, Cina itu telah sampai ke kantor-kantor instansi pemerintah. Tak terkecuali swasta dan perbankan.

Dikabarkan ada 4 (empat) karyawan dari Bank Sulutgo (BSG) Cabang Limboto, yang saat ini tengah terpapar virus Corona.

Data rilis dari website Dikes Provinsi Gorontalo, Kamis (30/07/2020), ke- 4 karyawan BSG Limboto yang dinyatakan positif, masing-masing, perempuan inisial SITN umur 50 tahun pasien 958, perempuan inisial SNBL umur 30 tahun pasien 959, laki-laki inisial JREP umur 43 tahun pasien 960 dan laki-laki inisial EPPN umur 34 tahun pasien 962. Keempatnya tercatat sebagai pasien baru.

Dari informasi yang diterima, sebelum dinyatakan terpapar virus corona, ke- 4 karyawan telah menjalani rangkaian tes mulai dari rapid tes hingga swab PCR.

Keempatnya, dirapid bersama puluhan karyawan BSG Cabang Limboto, setelah sebelumnya salah seorang karyawan dari bank tersebut, laki-laki inisial STG umur 30 tahun yang merupakan pasien 320 telah terlebih dahulu terpapar virus tersebut.

Dan sejak dinyatakan reaktif, ke- 4 karyawan Bank Pembangunan Daerah (BPD) itu langsung menjalani karantina mandiri di rumah mereka masing-masing.

Kepala BSG Cabang Limboto, Yusuf Husain, ketika dikonfirmasi tak membantah kabar tersebut. Hanya memang dijelaskan Yusuf, sejak dirapid tes, mereka yang dinyatakan reaktif dibebastugaskan sementara waktu hingga dinyatakan sembuh.

“Mereka sejak rapid sudah kita karantina mandiri di rumah masing-masing, belum disuru masuk kerja. Jadi, 14 hari masa karantina yang harus mereka jalani,” jelas Yusuf.

Yusuf juga memastikan, setelah ada karyawannya yang dinyatakan reaktif, pihaknya dibantu PMI telah melakukan sterilisasi di setiap ruangan yang ada di gedung Kantor Cabang BSG Limboto dengan disemprotkan disinfektan.

“Alhamdulillah kami dibantu secara gratis. Olehnya kami ucapkan terima kasih banyak,” imbuhnya.

Lebih dari itu, Yusuf menegaskan, meski karyawannya ada yang telah dinyatakan positif Covid-19, namun pelayanan di bank berplat merah daerah itu tetap dilaksanakan, tentu dengan protokol ketat.

“Karyawan secara bergantian masuk. Dan nasabah yang akan bertransaksi dibatasi hanya 10 orang yang boleh masuk sekali pelayanan dalam gedung. Sedangkan yang lainnya harus menunggu tenda yang kita tempatkan di depan gedung,” terangnya.

“Yang jelas semua, baik karyawan maupun nasabah melewati protokol ketat sebelum pelayanan. Kita siapkan tempat cuci tangan, alat ukur suhu tubuh dan hand sanitizer, setiap nasabah wajib jaga jarak,” pungkas Yusuf. (ind-56)

Komentar