oleh

678 Pelajar Ikut Ujian Ulang

Kadis Pendidikan Kota Gorontalo DR. Hi, Abram Badu M.Pd, ketika mengikuti Rapat Koordinasi, yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.,(f/hms)
Kadis Pendidikan Kota Gorontalo DR. Hi, Abram Badu M.Pd, ketika mengikuti Rapat Koordinasi, yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.,(f/hms)

RadarGorontalo.com – Meksi seluruh pelajar SMA dan SMK se Kota Gorontalo dikatakan lulus 100 persen, pada pelaksanaan Ujian Nasional (UN) lalu. Pemerintah Kota Gorontalo, tetap memberikan peluang bagi pelajar yang memiliki nilai kelulusan standar 5,5 dan dibawah standar. Hal tersebut, selain merupakan wujud dari tindak lanjut program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Juga bagian dari perhatian Pemerintah Kota Gorontalo, khususnya instansi terkait, untuk memberikan kesempatan pada pelajar agar memiliki nilai yang bagus.

Kata Kadis Pendidikan Kota Gorontalo DR. Hi, Abram Badu M.Pd, untuk pelaksanaan program Kemendikbud RI ini, pihaknya sudah siap. Mulai dari peserta, panitia, lokasi pelaksanaan hingga sarana dan prasarana yang nantinya akan digunakan. Untuk peserta terdapa 678 pelajar baik dari SMA dan SMK, yang sudah selesai didata dan siap mengikuti UN perbaikan ini. Kata Kadis, pelaksanaan UN perbaikan tersebut akan dilaksanakan pada 5 hingga 7 September nanti, di dua Sekolah berbeda yaitu SMA Negeri 1 Kota Gorontalo, dan SMK Negeri 1 Kota Gorontalo. “Sedangkan kesiapan panitia, sampai dengan rakor kemarin, berjalan dengan baik. Pihak kami tinggal menunggu waktu pelaksanaan UN perbaikan ini,”ujar Abram.

Tidak hanya itu tambah Abram, peluang yang diberikan Pemerintah ini, juga diberlakukan bagi pelajar yang ingin mendaftarkan diri dalam seleksi perekrutan, baik anggota Kepolisian dan Militer. Yang notabenenya, menitik beratkan pada pelajar yang memiliki nilai UN diatas rata-rata. Dan Abram berharap, semua peserta yang telah terdaftar mengikuti UN perbaikan ini, agar dapat mengikutinya dengan tekun. “Karena UN perbaikan ini, hanya digelar satu kali,”tukas Abram. (rg-62)


Jangan Lewatkan

Komentar