oleh

77 Ribu KL Minyak Tanah Untuk Tumbilotohe

RadarGorontalo.com – Kebutuhan akan minyak tanah (MT) pada tradisi malam pasang lampu atau tumbilotohe yang kerap dilakukan oleh masyarakat se provinsi Gorontalo di beberapa malam penghujung bulan suci Ramadhan, dipastikan telah terpenuhi, untuk pagelaran malam tumbilotohe di bulan Ramadhan 1437 Hijriah kali ini. Dimana, dari konfirmasi paling akhir yang didapatkan oleh jajaran Komisi II Deprov Gorontalo, terkait kebutuhan akan MT di malam tumbilotohe itu nanti, telah tersedia sebanyak 77 ribu kilo liter, stok atau pasokan MT yang khusus akan didistribusikan pada pagelaran malam tumbilotohe, yang serentak akan dimulai pada Sabtu (2/7) malam.

“Insya Allah, dari kabar yang kami terima dari PT. Pertamina, itu telah ada 77 KL (Kilo Liter) MT, yang telah berada di Pertamina area Gorontalo. Bahkan, sebagian telah mulai di distribusikan di 6 kabupaten/kota, sejak Kamis tadi (kemarin, red). Dimana, untuk pasokan akan kebutuhan MT ini, sebagian turut kita dapatkan dari pendistribusiannya dari PT. Pertamina di Manado, Sulawesi Utara,” ungkap anggota Komisi II Deprov Gorontalo, Ulul Azmi Kadji, kemarin. “Untuk itu, terkait pendistribusian akan kebutuhan MT di 6 kabupaten/kota, khususnya dalam menghadapi malam tumbilotohe ini, kami harapkan tidak menemui kendala, dalam penyalurannya hingga ke pelosok desa/kelurahan se provinsi Gorontalo.

Dan untuk instansi terkait, serta semua masyarakat, mari turut serta mengawal pendistribusiannya, agar tidak ada praktek-praktek penimbunan, hingga menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan minyak tanah tersebut. ” harap politisi dari Partai Golkar ini. Sementara itu, ditengah gelap gulita Lapangan Wongkaditi yang ada di komplek Jalan Dua Susun (JDS), sebatang lilin menjadi teman setia Syam Amir, warga Kelurahan Wongkaditi dalam melakukan aktivitasnya. satu persatu bambu yang berukuran sekitar 50 cm dipotong, untuk dijadikan median lampu botol yang akan digunakan pada perayaan tumbilatohe nanti. “Menyediakan 2000 patok tempat lampu botol ini, saya lakukan secara sukarela tampa digaji. Karena saya inginkan malam pasang lampu ramai,”tutur Syam Amir.

ketika disinggung bagaimana tanggapan isteri dan anakanya, Syam mengakui aktivitas ini juga mendapat dukungan dari isteri dan anakanya. Karena menurut isterinya, semua yang Syam lakukan adalah ibadah, apalagi dilakukannya pada Bulan Ramadhan. “Kalau siang saya sebagai buruh bangunan, ketika tibah malam saya membuat patok untuk lampu botol,”tutup Syam.

Selain di Wongkaditi, ada juga beberapa wilayah lain seperti Kelurahan Talumolo, Komplek Jalan Kalmantan, Membramo dan seluruh taman yang ada di Kota Gorontalo, telah dilakukan pemasangan median lampu botol. Dan yang melakukan hal tersebut, bukan hanya melibatkan Pejabat Pemerintah Kota Gorontalo, tidak lain sebagai penanggung jawab masing-masing wilayah, yang sudah ditetepkan. Tapi, turut dilakukan muda mudi dan masyarakat di wilayah Kota, secara sukarela.
Seperti yang diungkapkan Lurah Moodu Rasjid Male, ketika di wawancarai awak media ini Kamis kemarin, bahwa mengenai minyak tanah, Pemeirntah Kota Gorontalo telah menyediakan sebanyak 12.000 liter. “Kami dan masyarakat bertermia kasih pada Pemerintah Kota yang telah menyediakan minyak tanah,”ucap Rasjid.

Senada diungkapkan Kadis Tata Kota dan Pertamanan Novie Silangen, bahwa sebagai instansi yang bertanggung jawab pada persiapan tumbilatohe di seluruh taman se Kota Gorontalo. Pihaknya akan melakukan terobsan baru, untuk meramaikan perayaan tumbilatohe tahun ini. Dengan menggandeng Forum Komunitas Hijau (FKH), di taman Moodu pihaknya akan menggelar Grand Tumbilotohe. “Nuansa religi yang ditampilkan dengan kearifan lokal taman Moodu, akan lebih meramaikan tumbilatohe tahun ini,”tutur Novie.(rg-28/rg-60)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar