®Reporter : RAGORO

RGOL.ID (GORONTALO) – Deprov tidak akui yayasan yang menangani pembangunan Islamic Center, karena itu Aleg Komisi 1 Adhan Dambea mendesak Pj. Gubernur Ismail Pakaya untuk membentuk panitia pembangunan Islamic Center.

Menurut Adhan lagi, rencana pembangunan Islamic Center ini sudah berlangsung hampir 10 tahun, namun sampai sekarang ini tidak jelas.

Bahkan lokasinya pun sampai sekarang ini belum pasti di mana. Mantan Walikota itu kemudian mengatakan, ketimbang di Moodu mestinya di Andalas.

” Saya kira kalau untuk pembangunan Masjid Raya, pasti Om Deka akan mau melepas tanahnya yang rencananya akan di bangun Transmart,” katanya.

Menurut Adhan lagi. Kalau lokasi Islamic Center di tanahnya Saleh Hemeto itu sangat tepat, selain terletak di jalan utama, juga lokasi itu diakses oleh dua jalan.

Pokoknya kata Adhan lagi ini lokasi yang paling strategis, karena berada diantara beberapa Kelurahan.

Pada rapat di Deprov kemarin Adhan mengatakan pembentukan yayasan ini sudah sangat salah, pertama Penjagub Hamka masuk dalam yayasan itu, sementara seorang Penjagub tidak boleh jadi pembina dalam yayasan.

Selain itu pembangunan Islamic Center itu tidak bisa ditangani oleh Yayasan, kecuali tidak ada hibah dari pemerintah.

Kalau ada hibah dari pemerintah maka tidak boleh ditangani oleh yayasan.

Terungkap juga soal dana dari sejumlah 4 M yang merupakan bantuan dari kalangan ASN, soal ini diberitahukan hanya 3 Miilyar 60 juta, dan yang sudah terpakai 100 juta lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.