oleh

Akses Jalan dan Minimnya Petugas, Jadi Kendala Pelaksanaan Vaksinasi Di Batudaa Pantai

-PROV. GORONTALO-298 Pengunjung

Gorontalo (RGOL) – Kendala yang dihadapi dalam upaya percepatan vaksinasi yang digencarkan Pemerintah Provinsi Gorontalo di tingkat desa dan kelurahan di antaranya jumlah petugas kesehatan yang minim serta akses masyarakat menuju lokasi pelayanan yang cukup sulit dan jauh.

Hal itu terungkap saat Wakil Gubernur Idris Rahim melakukan monitoring vaksinasi COVID-19 di Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo, Rabu (1/9) kemarin.

“Kita tidak bisa membuat satu titik pelayanan vaksinasi karena akses masyarakat yang begitu jauh antara setiap desa. Jika vaksinasi dilaksanakan di Desa Lopo, di desa lainnya kita tidak bisa memberikan pelayanan. Jadi pelayanannya dilakukan secara bergilir, tidak bisa serentak,” ungkap Camat Batudaa Pantai, Ramli Dj. Talalu.

Mengantisipasi kendala tersebut Wagub Idris meminta agar pelaksanaan vaksinasi di tingkat desa dan kelurahan dilakukan dengan strategi keroyokan. Idris menjelaskan, dengan strategi ini pelaksanaan vaksinasi di satu kecamatan tidak hanya melibatkan petugas kesehatan dari puskesmas setempat, tetapi mengerahkan petugas dari kecamatan lainnya, termasuk petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Wagub Idris Rahim bersama sejumlah siswa di Batudaa Pantai yang mengikuti vaksinasi Covid 19, kemarin (f.Haris/kominfo)

“Misalnya untuk Kecamatan Batudaa Pantai ini kita targetkan vaksinasi selama dua minggu. Kita keroyokan di situ dengan bantuan dari puskesmas lain, ada juga petugas dari Dinas Kabupaten dan Provinsi,” ujarnya.

Lebih lanjut kata Idris, strategi lainnya untuk mempercepat vaksinasi yakni dengan melibatkan dan menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan kesehatan untuk membantu petugas yang ada di lapangan.

Idris berharap dengan langkah tersebut vaksinasi di tingkat desa dan kelurahan di seluruh wilayah Provinsi Gorontalo dapat dilaksanakan setiap hari. “Kita akan menyurat ke Politeknik Kesehatan agar bisa membantu vaksinasi di desa agar dapat dilaksanakan setiap hari,” tegas Idris. (mawar)


Komentar