oleh

Alfian Ali Targetkan Leboto jadi Desa Malita

RGOL.ID, GORUT – Pemerintah Desa Leboto, Kecamatan Kwandang di bawah kepemimpinan Alfian M Ali menargetkan Leboto sebagai Desa Malita.

Target itu sejalan dengan program ketahanan pangan nasional.

Di mana, Pemerintah telah menjadikan ketahanan pangan masuk dalam Agenda Pembangunan Nasional tahun 2022-2024 dengan memprioritaskan program peningkatan ketersediaan, akses, serta kualitas konsumsi pangan.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Desa Leboto mengimbau warganya menanam atau membudidayakan Cabai (rica), Bawang dan Tomat di setiap pekarangan rumah.

“Minimal setiap pekarangan rumah itu, ada tanaman Rica minimal 5 dan 10 batang Bawang dan Tomat. Nah, ini yang Pemerintah Desa akan lakukan,” kata Kepala Desa Leboto, Alfian M Ali di sela-sela penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) triwulan 1 untuk 82 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Leboto, Rabu (06/04/2022).

Sebagai langkah konkrit, Alfian mengaku, budidaya tanaman Bawang, Rica dan Tomat ini telah dipersyaratkan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM), baik BLT, PKH dan BPNT.

“Jumlah KK di Desa Leboto kurang lebih 740. Minimal 50 persen saja yang membudidayakan tanaman pangan ini, saya kira program Desa Malita dapat terwujud,” imbuhnya.

Sementara bagi warga penerima bantuan yang tidak merespon program Desa Malita ini, Alfian menegaskan, berarti mereka dapat dikatakan sudah masuk kategori mampu, sehingga tidak layak lagi menerima bantuan.

Yang pasti dalam mewujudkan program tersebut, Alfian mengatakan, pemerintah desa akan menyuplai sebagian dari bibit Barito kepada masyarakat.

“Artinya, kita permudah mereka dengan bibit. Makanya, tidak serta merta kita persyaratkan dalam bantuan, tapi bagaimana mendorong dan memotivasi masyarakat agar mau sama-sama mensukseskan program Desa Malita yang notabene ikut mendukung program nasional dalam hal ketahanan pangan,” terangnya.

Terobosan Pemerintah Desa Leboto ini mendapat respon Plt Bupati Gorut, Thariq Modanggu.

“Kami mendukung program pemerintah desa, terobosan yang dilakukan kepala desa, terutama dalam hal ketahanan pangan desa,” imbuhnya. (ind-56)


Jangan Lewatkan

Komentar