Aniaya Warga, Oknum Kepala Desa Marisa Dipolisikan

Ilustrasi

 

RadarGorontalo.com – Penganiayaan kembali terjadi yang di lakukan Kepala Desa Marisa, Kecamatan Popayato Timur. Buntunt dari penganiayaan ini, Kades Marisa dilaporkan warganya ke Pihak Kepolisian.

Rahman Layuhibu alias Roni, yang menjadi korban saat di hubungi tadi malam, menjelaskan awal mula dari masalah ini, dirinya di undang ke kantor desa.

Setibanya di kantor desa, tiba-tiba kepala desa melayangkan pukulan dengan tangan terbuka. Hingga akhirnya korban merasa keberatan dan langasung melaporkan Kades tersebut ke Mapolsek Popayato.

“Saya tidak tau masalah apa, saya langsung di pukul saat tiba di kantor desa,” ujarnya sembari menambahkan, menurut Kades dirinya menghalangi Visi dan Misi Kades.

Padahal kata Roni, dirinya tidak ada kapasitas untuk menghalangi itu. Parahnya lagi kata Roni dirinya akan di ancam akan di keluarkan dari desa.

Laporan yang masuk sejak bulan Maret itu, akhirnya ditindaklanjuti pihak Polsek Popayato, setelah melakukan gelar perkara dan menetapkan kasus tersebut sebagai kasus tipiring.

“Kami sudah gelar kemarin, dan kami tetapkan sebagai kasus tipiring, karna unsur pidana penganiayaan berat sebagai mana dalam pasal 351 tidak memenuhi unsur, sehingga kasus ini masuk tindak penganiayaan ringan pasal 352,” ujar Kanit Reskrim Polsek Popayato Marten P. DST.

Dijelaskannya, dalam waktu dekat ini, perkara tersebut akan segera disidangkan, untuk memberikan kejelasan hukum.
Sementara itu Kepala Desa Marisa Aripin Tuda, saat dikonfrimasi melalui telepon genggam, tidak ada jawaban. (rg-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.