oleh

Antisipasi Penyebaran Covid 19 Jelang Nataru, Prokes Dirumah Ibadah dan Fasilitas Umum Diperketat

JAKARTA (RGOL) – Momentum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) harus diantisipasi agar tak terjadi lonjakan kasus Covid-19. Pemerintah terus mempersiapkan berbagai langkah-langkahnya, dimana kondisi saat ini secara nasional mengalami penurunan angka penularan Covid-19.

“Namun demikian, meski ada penurunan kasus, baik pemerintah maupun masyarakat harus tetap waspada,” buka Plt Dirjen Bimas Kristen, Pontos Sitorus, pada live dialog  produktif jumat tentang protokol kesehatan perayaan natal 2021 dan tahum baru 2022 secara live di kanal youtube FMB9 distudio tim KPCPEN.

Dikatakan, sesuai Instruksi Mendagri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, aturan ibadah Natal harus menyertai adanya pembentukan Satgas Protokol Kesehatan (Prokes).

“Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 tahun 2021, yang pertama soal pengaturan kegiatan di rumah ibadah atau gereja. Pihak rumah ibadah diminta untuk membentuk Satgas sebelum menerima jemaat untuk beribadah. Satgas ini nantinya akan bertugas untuk kedisiplinan protokol kesehatan selama rangkaian ibadah dan berkoordinasi aktif dengan satgas covid 19 di daerah setempat,” tambahnya.

Diatur pula bahwa selama peribadatan, apabila ibadah fisik dilakukan, maka kapasitas keterisian ruang ibadah maksimal 50 persen. Sebelum memasuki rumah ibadah, jemaat wajib melakukan skrining kesehatan elektronik menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Senada dengan itu, Ketua PGI, Pdt Gomar Gultom, mengimbau agar ibadah Natal 2021 dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan. Dia berharap tidak ada gereja yang melanggar protokol kesehatan. “Saya yakin dan percaya penuh gereja-gereja di Indonesia mematuhi protokol. Dan pengalaman selama dua tahun ini sih saya melihat sudah semakin disiplin masyarakat kita,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgad Covid 19, Sonny Harry B Harmadi, mengatakan  strategi pemerintah dalam upaya mencegah penyebaran covid 19 jelang perayaan nataru yakni strategi proteksi dengan mendorong kepatuhan protokol kesehatan di masyarakat dan mendorong percepatan vaksinasi yang membangkitkan imunitas dalam tubuh.

“Protokol kesehatan, pake masker yang baik, jaga jarak, jangan berkerumun, serta cuci tangan pakai sabun, itu betul-betul langkah terbaik,” tegasnya. (Mawar)


Jangan Lewatkan

Komentar