Aroma Korupsi di Kesbang Kota, Kejati : Kasusnya Masih Lidik

RadarGorontalo.com – Beberapa kali berkilah atas kunjungannya ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo, akhirnya pihak Kejati Gorontalo membenarkan bahwa kunjungan pejabat Kesbang Kota ke Kejati, tidak lain menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Tentang dugaan kasus korupsi anggaran rapat dan kegiatan di Kesbangpol Kota Gorontalo.

Diantaranya rapat Kominda, Forkopimda, giat cipkon dan FKDM, tahung anggaran 2015, 2016 hingga tahun 2017.”Dugaan kasus ini masih dalam proses lidik, kami juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait,” terang Firdaus Dawilmar, SH. M.HUM, Kepala Kejati Gorontalo, saat ditemui Radar Gorontalo Selasa (28/03).

Belum tahu pasti jumlah kerugian yang dialami negara, yang pastinya kata Mantan Wakil Kajati ini, kerugian negaranya masih di hitung oleh BPK RI Perwakilan Gorontalo. Dan sembari menunggu proses perhitungan itu selesai, pihaknya sampai dengan saat ini pun, terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “Target kami, kasus korupsi yang kami tangani harus selesai, termasuk dugaan kasus tersebut,” tegas Firdaus.

Dugaan kasus yang melibatkan beberapa pejabat besar untuk bersaksi, terinformasi berkaitan dengan pelaksanaan rapat dan kegiatan yang tidak sesuai mekanisme. Salah satunya rapat Forkopimda, yang diketahui harusnya digelar sebanyak 12 kali setiap bulan berjalan, hanya digelar sedikitnya empat kali selama di tahun 2015 dan 2016. Sedangkan di tahun 2017 sendiri, hanya digelar 10 kali pertemuan. “Kalau dilihat dari SK Mendagri RI, kegiatan yang dimaksud harus digelar 12 kali dalam setahun,” tutur lelaki berinisial RJ, yang enggan dikorankan namanya.(rg-62)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.