RGOL.ID – Tidak anya lebih terinvetarisir dan terjaga dengan baik, sebagai bagian atau pendukung dalam hal pengelolaan keuangan dan administrasi daerah.

Namun jika dicermati dan dimanfaatkan jitu, bisa didapati ada nilai-nilai Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bisa didapatkan dari pengelolaan aset-aset daerah.

Yang artinya, menurut Ketua Komisi I Deprov, AW Talib, hal itu akan dengan sendirinya lebih menambah pundi-pundi kas daerah, untuk keberlanjutan pembangunan di provinsi Gorontalo.

Lebih lanjut, Talib mencontohkan pada aset-aset daerah yang bergerak di Dinas Pertanian provinsi Gorontalo, seperti terkait keberadaan atau adanya brigade yang mengurusi alat-alat dan mesin pertanian (alsintan).

Artinya, meski alsintan digratiskan peminjamannya kepada para petani, dengan petani hanya menanggung Bahan Bakar Minyak-nya (BBM). “Alsintan juga bisa menjadi sumber PAD. Tapi tidak dalam rangka profit atau mencari keuntungan tertentu.

Tapi, semata-mata untuk operasional, dari keberadaan alsintan itu. Yang nanti, muara-nya juga untuk peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani,” sahut Talib.

“Untuk itu, pengelolaannya (alsintan), bagusnya dikelola tersendiri dalam bentuk UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah),” saran mantan Sekertaris Kota Gorontalo ini. (ayi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.