oleh

Asri Banteng Baru Awal. JPU Harus Seret Pelaku Lain

-Hukum & Kriminal-591 Pengunjung

RGOL.ID-Majelis Hakim Tipikor Gorontalo sudah memutuskan perkara GORR atas terdakwa Asri Wahyuni Banteng. Seperti diketahui Mantan Karo Pemerintahan ini divonis 1,6 tahun penjara. Atas putusan tersebut, mendapat tanggapan dari kuasa hukum terdakwa.

Andi Syafrani SH,didampingi Wahyu Agung Ashari SH dalam keterangan persnya usai sidang putusan mengatakan menghomarti apa yang menjadi keputusan majelis hakim. Dimana majelis menyimpulkan telah terpenuhi dan terbukti Ibu Asri melakukan perbuatan sebagaimana dimaksudkan dalam Dakwaan Subsider Jaksa, yaitu Pasal 3 UU Tipikor.

Namun dari sisi kerugian negara yang dituduhkan hanya sebesar sekitar Rp.53.358.000,. (Lima puluh tiga juta tiga ratus lima puluh delapan ribu rupiah) dari adanya 3 pembayaran ganda terhadap penggantian kerugian terhadap warga yang tanahnya digunakan untuk Proyek GORR.

“Atas hal tersebut, Majelis Hakim menganggap perbuatan tersebut sebagai tindakan kesalahan ringan,” ujar Andi.

Tapi yang harus digaris bawahi adalah, perbuatan Asri Banteng tidak berdiri sendiri, tapi secara bersama-sama dengan Winarni Monoarfa, Gabriel Triwibawa, Ibrahim Utiarahman, dan Sri Wahyuni Daeng Matona.

Bahkan adam disenting opinion dari Hakim Anggota 1, Banellaus Naipospos, terhadap putusan tersebut,. Yang mana hakim 1 menganggap perbuatan Asri Banteng dalam kategori sedang menurut Perma.


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.