Ayo Kawal Uang Sekolah

Bimtek perencanaan dan pengelolaan keuangan bagi kepala sekolah dan bendahara sekolah, (SMA, SMK dan SLB) (4 – 6 Agustus 2017) di Grand Q Hotel.

RadarGorontalo.com – Sukses gelar pembinaan terhadap guru, kembali Pemprov melalui Dinas Dibudpora Provinsi Gorontalo menggelar bimbingan teknis perencanaan dan pengelolaan keuangan bagi kepala sekolah dan bendahara sekolah, (SMA, SMK dan SLB) berlangsung selama 3 hari (4 – 6 Agustus 2017) bertempat di Grand Q Hotel.

Dalam laporan penitia, Sekretaris Dibudpora mengatakan tujuan bimtek tersebut meningkatkan pemahaman kepala sekolah dan bendahara sekolah tentang pengelolaan keuangan di tingkat satuan pendidikan. Juga meningkatkan efektivitas dan efisian penggunaan keuangan sekolah dan juga meningkatkan akuntabilitas, tansparansi keuangan serta menghindari resiko penyalahgunaan anggaran sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Dibudpora Dr. Weni Liputo dalam pembukaan acara tersebut mengatakan, besar kecil anggaran di sekolah, pengelolaanya sama, tanggungjawabnya sama. Sehingga itu, bimtek ini sangat penting untuk dipahami dan diikuti dengan baik. Karena di mana-mana porsi anggaran untuk pendidikan termasuk Provinsi Gorontalo 20 persen dari APBD. “Anggaran pendidikan itu sangat besar dan istimewa. Ini yang harus kita sadari karena maju tidaknya negara tergantung kualitas pendidikannya,” ungkap Weni menjelaskan. “Alhamdulillah Pemprov Gorontalo menganggarkan 28 persen. Sehingga sangat dibutuhkan pengelolaan keuangan yang baik dan benar. Biar tujuannya baik, tapi pengelolaannya tidak benar, maka kt pasti berurusan dengan hukum nanti,” tambah Weni.

Pada kesempatan itu, Weni juga mengingatkan anggaran BOS dikelola dengan baik. Jangan dana BOS melahirkan bos. Ia mengibaratkan, dalam pengelolaan keuangan ada yang sifatnya urgen, tapi walaupun urgen tetap lihat prosedurnya. Contoh walaupun kita dalam keadaan haus, ada aqua dan uangnya juga ada, tapi jangan langsung minum dulu walaupun kita haus, lihat dulu aturannya apakah boleh uang tersebut bisa digunakan untuk beli air mineral itu. “Ayo kawal uang sekolah,” serunya. Acara tersebut diikuti 69 Kepala Sekolah, 69 bendahara sekolah, 38 Kelapa SMK dan juga 38 orang bendahara SMK serta 17 Kepala Sekolah SMK swasta berserta 17 bendaharanya. (rg-50)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.