oleh

Bakal Tetap Predikat B, RS. Dunda Resmi Layangkan Sanggahan Bisa Naik Kelas A

LIMBOTO (RG) – Pihak manajemen RS. MM. Dunda Limboto resmi melayangkan sanggahannya di Kementrian Kesehatan RI, sebagai sarana memperbaiki data data rumah sakit dalam klasifikasi claster rumah sakit. Sebab belum lama ini, status RS.Dunda terinformasikan turun sesuai rilis Kementrian Kesehatan.
Melalui Direktur RS. MM Dunda, DR Nasir Abdul menjelaskan, pihaknya, Senin pekan lalu, telah mendatangi kementrian dengan membawa sanggahan dan data data pendukung. Tidak hanya itu kata DR.Nasir, pihaknya juga sudah mengisi semua itu dalam bentuk aplikasi, sebagai sarana untuk pemenuhan SDM RS, untuk divalidasi oleh Provinsi hingga kementrian kesehatan. ” Ya, Allhamdulillah semua sudah Kita lakukan, dan akan diumunkan resmi tanggal 29 Agustus nanti,” Papar DR. Nasir.
Karena batas akhir perbaikan sanggahan,
tertanggal 12 Agustus Hari ini (kemarin-red), dan segera akan di validasi Dan verifikasi oleh kemnetrian, ” tanggal 29 agustus itu Dalam data yang baru, Dan itu sudah penetapan,” jelasnya.
Sebab yang direalis kemarin masih merupakan data sementara untuk segera dikroscek oleh masing masing-masing RS, ” Ya, Jadi kalau itu tdak disanggah, maka benar release tersebut, makanya Kita sanggah, kita perbaiki,” terang Dokter.
Beberapa perampungan data misalnya,
Seperti SDM tenaga sub spesialis, Dalam data kementrian itu tdak Ada, padahal Ada.
Berikut dokter Radiology, yg dalam data hanya 1 padahal data yang ada sudah Ada 2 dokter Radiology. Juga ada dokter spesialis anak, padahal sudah Ada 2, sementara yang terisi cuma 1. Begitu Juga dokter poly mata, Ada cuma tdak terisi, padahal sudah lama itu terisi. Ada Juga dokter patology anatomy Ada namun tdak terisi, ” itu yang baru- baru Lulu’s tahun lalu,” jelasnya.
Kata dokter Nasir, itu semua data dokter hang memiliki nilai mayor, bobot Pointnya 3, Jadi Penting, seperti spesialis dasar atau sub spesialis. ” Bahkan ada juga dokter kami yang sementara menyelesaikan studi, ini Juga akan masuk dalam data base,” paparnya.
Untuk klasifikasi dokter ini juga Ada ketentuannya, khusus untuk itu, menyoal soal dokter kontrak. Dari ketentuan yang Ada, berbicara dokter kontrak itu SIP-nya harus tertanggal 27 Mei 2019 kebelakang. ” Kalau kontraknya 27 Mei keatas itu belum masuk, karena tergolong baru, sebab disini berbicara soal klaim nilai kontrak BPJS Pula, ” tutup Dr. Nasir. (RG.53)


Komentar